Selamat Jalan Hamzah Haya…

oleh -107 views

POLEWALI RADAR SULBAR – Kabar duka menyelimuti bumi Tipalayo. Rabu 29 Maret, Ketua DPRD Polman Hamzah Haya tutup usia, sekitar pukul 10.00 Wita di RS Grestelina Makassar.

Kabar duka ini sontak membuat keluarga besar Hamzah Haya dan kolega terpukul. Apalagi sebelumnya dia terlihat sehat serta bersemangat menjalankan rutinitas sehari-hari.

Sebelum meninggal, almarhum Hamzah Haya diketahui menghadiri undangan sosialisasi Jasa Konstruksi di Hotel Grand Clarion Makassar. Ia tak sendirian, turut pula dalam acara tersebut Wakil Bupati Polman HM Natsir Rahmat.

Legisalator Partai Golkar ini berangkat ke Makassar pada Selasa 28 Maret bersama ajudannya, Ishak dan supirnya Arie nginap di lokasi acara, Grand Clarion Makassar. Pagi harinya, saat hendak bersiap-siap menghadiri acara tersebut, Hamzah Haya langsung jatuh sakit dan kondisinya drop, ia langsung dilarikan ke RS Grestelina Makassar sekitar pukul 09.30 Wita.

Tiba di ICU RS Grestelina, dokter rumah sakit tersebut langsung melakukan pertolongan. Tetapi Tuhan berkata lain, nyawa Ketua DPRD Polman ini tak bisa diselamatkan. Dokter RS Grestelina menyatakan Ketua DPRD Polman meninggal dunia karena serangan jantung.

Kabar meninggalnya Ketua DPRD Polman, Hamzah Haya langsung menyebar dikalangan pejabat dan anggota DPRD Polman. Bupati Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar disela melakukan peninjauan Pasar Sentral Pekkabata, Rabu kemarin kaget mendengar berita meninggalnya Ketua DPRD Polman ini. Setelah mendapat informasi dari Kabag Humas Pemkab Polman, Azwar Jasin, langsung menghubungi putra sulung Hamzah Haya, Cikal Pratama.

“Innalillahiwainnailahi rajiun, kita kehilangan sosok politisi yang bersahaja,” ujarnya singkat.

Kabar meninggalnya ketua dewan ini juga langsung menyebar di kalangan anggota DPRD Polman dan staf Sekwan. Bahkan beberapa staf Sekwan tak percaya kabar tersebut. Lantaran beberapa menit sebelum meninggal Ketua DPRD Polman ini sempat berkomunikasi via telepon dengan beberapa staf Sekwan. Salah satunya staf bagian aset dan perlengkapan Setwan, Kartini Yaddin.

“Beberapa menit lalu saya sempat berkomunikasi dengan beliau terkait urusan dinas. Berselang 20 menit, saya dapat kabar dari teman, pak ketua meninggal. Awalnya saya tidak percaya, tetapi setelah melihat foto almarhum di rumah sakit yang menyebar dikalangan staf sekretariat baru saya percaya pak,” ujar Tini.

Sekitar pukul 11.30 Wita, jenazah almarhum langsung dibawa ke Polewali Mandar. Sekitar pukul 16.25 Wita, tiba di rumah duka di Jalan Dewi Sartika No. 30 Kelurahan Sidodadi Kecamatan Wonomulyo. Almarhum Hamzah Haya meninggalkan satu istri, Syarifah dan dua orang anak, Chikal Pratama Putra dan Nur Ansilah Hamzah.

Putra Sulung Hamzah Haya, Chikal Pratama Putra saat ditemui di rumah duka mengaku, ayahnya tak ada tanda tanda sakit saat berangkat ke Makassar, Selasa sore. Menurutnya Ia bersama almarhum sebelum berangkat ke Makassar membersihkan kebun di Koppe Kelurahan Madatte.

“Kemarin saat mau berangkat ke Makassar masih sehat, tidak ada firasat bapak akan pergi selamanya. Almarhum sempat membatu angkat batu di kebun di Koppe, setelah itu berangkat ke Makassar karena ada pertemuan yang akan dihadiri di Clarion,” ujar Cikal.

Rencananya, almarhum akan dikebumikan di pekuburan Islam di Wonomulyo, Kamis 30 Maret hari ini. Sejumlah pejabat, tokoh masyarakat, anggota DPRD Polman serta anggota DPRD Sulbar terlihat melayat dikedimana almarhum di Jalan Dewi Sartika Wonomulyo. Termasuk Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar juga langsung ke rumah duka usai mendengar kabar. (*/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *