Parkir Liar tak Terkendali

oleh -215 views

sulbarexpress.fajar.co.id, POLEWALI – Pemkab Polman harus bekerja keras menata sektor parkir kendaraan. Ini karena parkir liar di sejumlah titik dalam kota Polman tidak terkendali.

Parkir liar tampak terlihat mulai dari taman Pantai Bahari, Pasar Baru Polewali, Pasar Wonomulyo, Pasar Sentral Pekkabata hingga depan gudang Bulog Polewali. Para pengendara dipungut biaya parkir oleh oknum preman tanpa ada karcis.

“Seharusnya parkir ini dikelola dengan baik sehingga menghasilkan PAD, semua lokasi parkir harus memberikan karcis yang menandakan bahwa itu adalah pungutan resmi dari Pemda,” ujar Erza, warga Polewali.

Selain itu, kata Erza, tidak sedikit kendaraan roda dua maupun roda empat menggunakan badan jalan sebagai lahan parkir. Mirisnya lagi, lokasi parkir ini menggunakan jalan nasional, sementara dalam amanat undang-undang sangat dilarang keras menggunakan jalan tersebut untuk parkir kendaraan.

“Contohnya saja, di kantor cabang BNI Polman pengendara mobil yang ingin ke ATM, masih ada yang parkir mobilnya di luar padahal lokasi parkir sudah disediakan di dalam,” terangnya.

Ia menambahkan, semakin merajalelanya parkir liar akan memicu kemacetan dan juga kesemrawutan lalu lintas. Apalagi pertumbuhan kendaraan semakin meningkat.

“Seharusnya pemerintah telah melakukan penindakan tegas terhadap aksi liar ini, jangan hanya menikmati fasilitas negara yang asalnya dari uang rakyat tetapi tidak memberikan kenyamanan bagi rakyat khususnya dalam mengendarai kendaraan,” ungkapnya.

Terpisah, Yusuf Djalaluddin Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Polman. saat ditemui diruangannya mengatakan semua parkir yang tidak menggunakan karcis berlogo Pemkab serta tidak dibonggol adalah ilegal.

“Semua parkir yang minta pungutan tanpa karcis resmi itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan kami, seperti di pantai Bahari itu parkir ilegal, petugas kami memungut retribusi parkir menggunakan karcis berlogo Pemkab Polman, yang liar ini bisa dilaporkan ke pihak berwajib untuk penindakan,” jelasnya.

Sementara itu, untuk menekan parkir liar, pihaknya dalam waktu dekat akan menerapkan sistem parkir elektronik (e-Parkir) yang langsung dikelola pihak ketiga. “kita sudah rencanakan e-Parkir di sejumlah titik, jadi kita tidak lagi menggunakan sistim parkir manual, e-Parkirnya nanti seperti parkir di rumah sakit yang menggunakan portal,” tandas Yusuf. (ali/sol)

 



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *