Tak Punya Biaya, Empat Bersaudara Putus Sekolah

oleh -203 views

sulbarexpress.fajar.co.id, POLEWALI – Sungguh miris, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap tanggal 2 Mei, sangat kurang berkesan bagi pasangan suami istri Rahman (65) dan Radia (59). Bagaimana tidak keempat anak kandungnya semuanya putus sekolah hanya sampai tingkat sekolah dasar (SD).

Karena tak punya ijazah sekolah, dari masa muda sampai sekarang, Rahman hanya bisa bekerja mencari nafkah menarik becak. Dengan penghasilan pas-pasan, ia hanya bisa membiaya hidup sehari hari, ia pun tak kuasa membiayai pendidikan anak anaknya.

“Empat anakku itu sampai tamat SD saja, bahkan ada itu satu tidak tahu membaca, karena kelas dua berhenti, bagaimana mau lanjut sekolah, apa simata becak ji kasihan kerjanya suami ku, itupun becak na sewa, memang sekolah tidak dibayar tapi uang hari-harinya, beli buku, beli baju, dimana ka mau ambil?,” ujar Radia memelas.

Apalagi pasca operasi mata sebulan lalu, kondisi penglihatan Rahman ikut terganggu, matanya yang dulu dapat melihat sejauh mata memandang kini hanya tinggal kenangan. Ia pun terpaksa istirahat total menarik becak, demi membantu penghasilan keluarga, membuat sang istri Radia menerima job panggilan mencuci pakaian dan piring dari rumah ke rumah di sekitar tempat tinggalnya.

“Pas sudah operasi, bapak tidak normal lagi penglihatannya, dan berhenti bekerja, saya kasihan turun tangan cari nafkah jadi tukang cuci, nabayar ma orang Rp20 ribu, itumi kasihan kubelikan beras, kalau ada ji mau panggil ka,” tutur Radia.

Sejak menikah di tahun 1975, pasangan suami-istri ini hidup berpindah-pindah lantaran menumpang di tanah milik orang lain, bahkan tanah yang ditempatinya saat ini adalah milik pemerintah.

“Suami saya orang Tinambung, sejak sudah nikah di Polewali miki tinggal, numpang ki di tanahnya orang, kalau maumi na ambil tanahnya orang pindah ki lagi, banyak sekali maka saya pindah-pindah,” terang Radia. (ali/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *