Sulbar Terbaik Jaga Kerukunan Antar Umat Beragama

oleh -149 views

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Kebangsaan dan agama merupakan dua kata kunci yang penting dalam silaturrahmi kebangsaan lintas agama. Selain itu, realitas bangsa Indonesia sejak ratusan tahun lalu yang tidak membedakan agama, suku, etnis dan dimanapun berada. Semuanya menjunjung tinggi agama bahkan tidak dimiliki oleh negara lain.

‘Dibanyak kesempatan saya, selaku Menteri Agama sering menyampaikan, bahwa kebangsaan dan agama adalah dua hal yang meskipun bisa dibedakan tapi tidak bisa dipisah-pisahkan dan dipecahkan dalam konteks Indonesia. Ibarat sekeping uang logam yang memiliki dua sisi, maka begitu kebangsaan dan agama,” kata Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin.

Lebih lanjut dikemukakan, berdasarkan survei dan kajian yang dilakukan, Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat menduduki posisi terbaik dalam menjaga kerukunan hidup antar umat beragama.

“Ada beberapa provinsi yang terbaik dalam menjaga kerukunan hidup antar umat beragama yang salah satunya adalah Provinsi Sulawesi Barat, dan setiap tahun kita lakukan evaluasi. Masing-masing provinsi bisa saling berbagi pengalaman bagaimana mengelola kehidupan bersama dalam bidang keagamaan,” ungkap Lukman Hakim.

Lukman Hakim pada kesempatan tersebut juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasihnya kepada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Mamuju serta tokoh-tokoh agama yang telah memberikan kontribusi dan sumbangsih yang sangat besar dalam upaya menjaga, memelihara dan merawat kerukunan hidup antar umat beragama di tengah-tengah kehidupan yang saat ini semakin tidak sederhana, semakin kompleks dan memerlukan kecermatan, mencermati fenomena yang terjadi.

Selain itu, juga diharapkan agar kerukunan kehidupan beragama dapat dijaga dan dirawat dengan baik sehingga dapat diwariskan kepada generasi selanjutnya.

Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Enny Anggaraeni Anwar dalam sambutannya mengemukakan bahwa kehadiran Menteri Agama RI di Provinsi yang Sulbar, sesungguhnya menjadi bukti nyatanya dalam upaya mewujudkan masyarakat Indonesia yang taat beragama, rukun, cerdas, dan sejahtera lahir dan batin.

“Bapak Menteri Agama kita ini sudah yang ketiga kalinya menginjakkan kakinya di Bumi Malaqbi Sulawesi Barat. Dan saya selaku Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan masyarakat Sulawesi Barat menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas kedatangan Menteri Agama di Provinsi yang ke- 33 ini,” ucap Enny.

Masih kata Enny, silaturrahmi kebangsaan lintas agama merupakan ide dan gagasan yang sangat tepat diangkat saat ini. Disaat anak-anak bangsa saling beradu argumen tentang bagaimana jati diri bangsa, juga terjebak pada paham-paham radikal yang sangat berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

Untuk kegiatan , Pemprov Sulbar maupun secara pribadi sebagai Wagub Sulbar sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan tersebut dan mengharapkan agar patut dilestarikan dan disosialisasikan pada masyarakat.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sulawesi Barat, Muhdin menyampaikan, pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan tindaklanjut Instruksi Presiden No. 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) yang salah satu programnya adalah Gerakan Indonesia Bersatu.

Pada kesempatan tersebut, juga sekaligus dilakukan penandatanganan MoU optimalisasi empat pilar kebangsaan oleh Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol. Nandang, Wakil Komandan Korem 142 Tatag Supriono, Kepala Wilayah Kemenag Sulawesi Barat, Muhdin yang disaksikan Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin didampingi Wakil Gubernur Sulawesi Barat Enny Anggraeni, Ketua Komisi IV DPRD Propinsi Sulawesi Barat Arman Salimin dan Bupati Mamuju Habsi Wahid.

Juga dihadiri Direktur Penerangan Agama Islam Khoiruddin, Karo Humas Data dan Informasi Kementrian Agama, Mastuki, Sesmenag Khairul Huda Basir, Wakil Bupati Mamuju Irwan Pababari, Forkopimda, pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulawesi Barat dan Kabupaten Mamuju, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta undangan lainnya. (**)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *