Matra FC Juarai Liga Nusantara, Hadiah untuk Ultah Agus Ambo Djiwa – Sulbar Express
Pasangkayu

Matra FC Juarai Liga Nusantara, Hadiah untuk Ultah Agus Ambo Djiwa

BEREBUT BOLA. Kesebelasan OTP 37 bekerja keras melawan kesebelasan Matra FC, di Stadion Manakarra, Kamis 17 Agustus 2017.

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Perhelatan Liga 3 wilayah Sulbar tahun 2017 secara resmi berakhir. Kompetisi ini berhasil dimenangi oleh Matra FC setelah berhasil menumbangkan OTP 37 Mamuju, Kamis 17 Agustus.

Kemenangan Matra FC atas OTP 37 diraih dengan usaha yang sangat keras. Mengingat kedua tim ini memiliki kekuatan yang sama-sama hebat.

Pada babak pertama dan kedua, pola permainan kedua tim ini terlihat cukup imbang. Keduanya bahkan bisa menyamakan posisi hingga menit terakhir pertandingan.

Pertandingan sejak menit pertama berlangsung sengit dengan kedua klub saling mengadakan serangan. Gol pertama tercipta pada menit ke-27 oleh Matra FC disusul kemudian oleh OTP 37. Skor berakhir imbang dibabak pertama.

Dibabak kedua, kedua tim saling melancarkan serangan satu sama lain. Hanya saja OTP 37 harus mengakui keunggulan Matra FC melalui tendangan pinalti usai melakukan pelanggaran dikotak terlarang.

Skor sementara 2-1 hingga pada tujuh menit akhir, OTP 37 menyamakan skor 2-2 sehingga kompetisi tersebut harus melalui babak pertambahan waktu dua kali 15 menit.

Dibabak pertambahan waktu tidak ada satupun gol tercipta sehingga diteruskan ke babak adu pinalti. Dalam adu pinalti, kedua kesebelasan saling memasukkan bola kejaring lawan. Beberapa kali bola ditepis namun skor masih berimbang hingga seluruh pemain eksekutor pinalti habis.

Adu pinalti pun diulang dengan pemain eksekutor sebelumnya. Hanya saja kali ini OTP 37 harus berpasrah diri sebab eksekutor terakhirnya gagal menuntaskan misi menjebol gawang Matra FC. Sebaliknya Matra FC berhasil secara penuh membobol gawang OTP 37.

Matra FC pun keluar sebagai juara Liga 3 Wilayah Sulbar dengan skor akhir 13-12 lewat drama adu pinalti. Pelatih Matra FC, Kamaluddin sangat bangga sekaligus terharu atas pencapaian anak asuhnya, kedepan ia akan mempersiapkan lagi timnya untuk menghadapi kompetisi selanjutnya yaitu kualifikasi liga 2.

“Saya sudah memprediksi kalau Matra FC keluar sebagai juara pada pertandingan ini. Dalam menghadapi OTP 37 ini saya menggunakan taktik mengepress lawan sehingga mereka tidak memiliki celah untuk menciptakan peluang-peluang gol. Dan saya sangat bersyukur atas pencapaian ini, kedepan akan kita tingkatkan untuk kompetisi selanjutnya,” ungkap Kamaluddin.

Kemenangan Matra FC pada 17 Agustus tersebut juga disambut antusias seluruh pemain, official dan juga suporter klub yang hadir. Bagaimana tidak pada hari yang sama Bupati Mamuju utara, Agus Ambo Djiwa juga merayakan hari ulang tahun ke-51. Tak pelak hal tersebut menjadi sebuah kado manis untuk seluruh masyarakat Mamuju Utara.

Sementara itu, Pelatih OTP 37, M Irfan sangat menyayangkan kegagalan anak asuhnya dalam kompetisi tersebut, menurutnya ada sejumlah kebijakan wasit yang merugikan tim nya ketika adu pinalti.

“Ada sejumlah kekeliruan yang diperlihatkan wasit, seperti pada saat pinalti tadi ada bola kita yang telah masuk namun ditepis oleh kiper lawan dan dianulir oleh wasit,” ucapnya jengkel.

Namun kemenangan Matra FC tersebut diiyakan M. Irfan sebab menurutnya kebanyakan pemain yang mereka miliki adalah pemain-pemain berlian yang telah memiliki pengalaman bertanding.

“Kami gagal memperlihatkan keunggulan pemain binaan dengan pemian instan. Wajar jika mereka kalah, sebab seluruh pemainnya bukan asli binaan klub, namun para pemain yang sudah matang di klub lain dan kaya pengalaman. Kedepan tim kita akan berbenah lagi dan juga kami tidak akan berputus asa dengan kekalahan kami ini,” papar Irfan.

Sementara itu, Bupati Mamuju Habsi Wahid mengapresiasi pertandingan yang diperlihatkan kedua tim dalam laga tersebut. Meskipun Mamuju tidak keluar sebagai pemenang, namun hal tersebut dapat menjadi motivasi dan juga bahan pembelajaran bagi kedua tim selama kompetisi berlangsung.

“Masing-masing keseblasan telah memperlihatkan kualitas permainan mereka, pertandingan ini imbang meskipun diakhir Mamuju kalah lewat adu pinalti. Dan menurut saya ini sudah pencapaian besar bahwa persepakbolaan yang ada di Sulbar sudah lebih baik,” ungkap Habsi.

Habsi berjanji akan melakukan pembenahan terhadap persepakbolaan yang ada di Mamuju usai kekalahan OTP 37 Mamuju. “Kedepan kita akan lakukan pembenahan yang lebih baik lagi melalui kompetisi-kompetisi yang kita akan adakan,” tandas pria yang juga menjabat sebagai Ketua PSSI Mamuju tersebut. (bal/sol)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top