Volume Proyek Tidak Transparansi , LSM Ampera Kembali Surati Dinas PUPR

oleh -30 views

sulbarexpress.co.id, PASANGKAYU – Ketidak jelasnya volume pekerjaan proyek peningkatan jalan antar dusun di Desa Polewali Kecamatan Bambalamotu kembali menjadi sorotan.

LSM Aliansi Masyarakat Peduli Kebenaran dan Keadilan (Ampera) bersurat ke Dinas PUPR Matra yang kedua kalinya. Ini karena proyek yang dikerjakan oleh PT Anugrah Kimber  Persada dilakukan secara tidak transparan.

Surat bernomor 002/keb/info-AMPR-Matra/XI/2017 tersebut bertujuan memintan RAB gambaran teknis dan dukungan peralatan kegiatan peningkatan jalan di dusun Hikma Desa Polewali.

Koordinastor LSM Ampera wilayah Matra Suhudi mengatakan, surat ini merupakan surat yang kedua kalinya di masukkan ke Dinas PU. Bukan tanpa alasan, secara lembaga Ampera menyurati Dinas PUPR Matra.

Pasalnya proyek peningkatan jalan sepanjang 5.800 meter yang menelan anggaran DAK sebesar Rp6,2 milyar tidak terdapat volume pekerjaan pada papan informasi proyek.

“Tidak salah jika masyarakat menduga ada yang di sembunyikan pada proyek tersebut.  kalau tidak ada, kenapa tidak tertera volume pada papan informasinya. Padahal  pihak ketiga dan sumber anggarannya jelas,” ungkap Suhudi, Rabu 8 November.

Ia menjelaskan, berdasarkan pemantauan Ampera, sebelum papan proyek tersebut di  konfirmasi kejelasannya akhir bulan Septrember lalu, papan informasi tersebut  masih utuh. Saat ini papan informasi sudah dirobek dan yang tertinggal hanya  baloknya saja.

Setelah melakukan konfirmasi untuk menanyakan RAB pekerjaan, sebagai mana telah  diatur pada UU No 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Pihak Dinas  PUPR tidak menanggapi. Inilah yang juga menjadi salah satu alasan Ampera untuk  menyurati dalam hal permintaan RAB secara lembaga.

“Surat itu sudah kami serahkan tadi siang (kemarin, red). Dan ini surat yang kedua kami layangkan ke Dinas PUPR melalui Sekretariat PUPR, salah satu staf yang menerimanya atas nama Agussalim. Kami juga sudah membuatkan tanda terima surat. Kami berharap Dinas PUPR bisa secepatnya menindaklanjuti surat tersebut, ini surat yang kedua kalinya,” tegas Suhudi.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Bidang Bina Marga PUPR Matra I Nyoman Sumerta saat ditemui mengatakan surat resmi kedua LSM Ampera yang masuk sudah diterima. Akan segera disampaikan kepada kepala Dinas PUPR untuk ditindaklanjuti.

“Ia surat pertama dari LSM sudah kami tindak lanjuti, dengan memberikan RAB secara tertulis. Untuk soft copy RAB pekerejaan itu, kami masih harus menunggu instruksi dari kepala Dinas. Surat yang kedua yang masuk hari ini (kemarin, red) juga kami bawakan lansung ke ruang kerja kepala dinas. Tindaklanjutnya, itu adalah keputusan pimpinan nantinya,” singkat I Nyoman. (ndi/sol)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *