PMII Desak Polres Tangkap Pelaku Pencabulan

oleh -126 views

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Massa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mengunjungi Mapolres Mamuju, Kamis 9 November.

Maksud kedatangan mereka untuk mendesak Kepolisian Mamuju untuk segera menyelesaikan kasus tindak pidana pencabulan anak di bawah umur yang melibatkan salah seorang oknum anggota Satpol PP Mamuju beberapa bulan lalu.

Ketua PMII Mamuju Wais Walqorni dalam orasinya mengatakan bahwa alasan pihak kepolisian sampai saat ini belum dapat menangkap pelaku dikarenakan tidak menemukan lokasi persembunyian pelaku kurang tepat.

Hal ini karena menurut pengamatan rekan-rekannya yang juga keluarga korban pelecehan, pelaku yang dimaksud masih terlihat berkeliaran dimalam hari.

“Kami menuntut agar pihak kepolisian segera menangkap pelaku, sebab menurut pengamatan kami, pelaku masih berada di Mamuju dan bebas berkeliaran dimalam hari. Seakan-akan ada pembiaran yang dilakukan kepolisian,” sebut Wais.

Disamping itu, Wais juga menyesalkan ungkapan salah seorang penyidik kasus pencabulan anak di bawah umur. Bahwa pihak kepolisian bekerja sesuai dengan cuaca, atau bila cerah baru dapat bergerak.

“Kami juga menyesalkan ungkapan penyidik kasus ini bahwa penangkapan pelaku tergantung cuaca, yang mana bila cuaca hujan anggotanya tidak bisa diterjunkan untuk menangkap pelaku. Ini perlu menjadi evaluasi bagi Kapolres untuk mempresure anggotanya,” tambah Wais.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Mamuju AKBP Muhammad Rivai Arvan yang hadir langsung bertemu dengan demonstran mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera mengatensi tuntutan massa PMII.

“Kami akan segera menangkap pelaku. Jujur selama ini kami belum dapat menangkap pelaku dan saya sudah perintahkan anggota saya untuk mencari namun nihil. Informasi yang saya terima bahwa pelaku sudah tidak ada di Mamuju,” ungkap AKBP Muh Rivai Arvan.

Ia juga berterimakasih kepada PMII bilamana memiliki informasi terkait keberadaan tersangka. Hal tersebut merupakan informasi berharga dan akan segera ditindak lanjuti.

“Jika benar seperti itu, pelaku ada di disini (Mamuju,red) berarti teman-teman tahu, segera informasikan ke saya. Nanti saya sendiri yang menangkap langsung tersangka,” tegas kapolres Mamuju.

Menanggapi adanya ungkapan dari penyidik kepolisian yang menyebut bahwa pihaknya bertindak tergantung akan cuaca, Kapolres Mamuju menyebutkan mungkin ada kesalahpahaman misalnya penyidik dalam hal ini Kasatreskrim mengira bahwa lokasi keberadaan pelaku melewati sungai.

“Saya harap adek-adek melapor kesaya saja, jangan ke anggota polres yang lain. Walaupun hujan petir juga insyaallah kita sama-sama tangkap, cuaca tidak menjadi alasan bagi saya untuk bekerja. Pokoknya tidak ada kata setop atas kasus ini sampai pelaku ditangkap,” tandas AKBP Muhammad Rivai Arvan. (bal/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *