Operasi Zebra Siamasei 2017, Tak Pakai Helm jadi Pelanggaran Terbanyak

oleh -163 views

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Dari ratusan perkara pelanggaran lalu lintas, tertinggi ditempati kasus tak pakai helm. Fakta ini dari hasil operasi zebra siamasei 2017.

Dalam operasi zebra siamasei yang bergulir pada 1 sampai 14 November lalu, polisi mencatat 311 perkara. 131 pelanggar disebabkan pengendara tak menggunakan helm saat berkendara.

Sementara pelanggaran lain, melawan arus enam, melanggar lampu lalu lintas 10, kendaraan tak layak beroperasi 21, kelengkapan surat 98, kelengkapan kendaraan empat dan 41 kendaraan rosa empat lantaran tidak menggunakan sabuk pengaman.

“Angkanya meningkat. 2016 silam hanya lima perkara. Sementara tahun ini bertambah menjadi 131. Pelanggar didominasi pelajar dan mahasiswa,” ujar Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Mamuju, AKP Suhartono, Kamis 16 November.

Peningkatan itu dipicu minimnya kesadaran warga untuk menjaga keselamatan saat berkendara. Akibatnya mereka dengan percaya diri berlalu lalang tanpa menggunakan pelindung kepala, tanpa menyadari kondisinya rawan terlibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

“Budaya memakai helm harus warga terapkan. Ini bahaya dan rentan terjadi lakalantas yang menyebabkan luka bahkan kematian. Pengendara harus sadar agar aman saat berkendara demi keselamatannya dan orang lain,” jelasnya.

Dari perkara itu, polisi telah menyita 311 barang bukti. Masing-masing, 54 Surat Izin Mengemudi (SIM), 162 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan 95 kendaraan.

“Kendaraan yang disita berupa sepeda motor, mobil penumpang, bus dan pengangkut barang,” kata AKP Suhartono.

Meski meningkat, Satlantas Polres Mamuju akan terus menggencarkan sosialiasi kepada seluruh warga. Agar helm menjadi salah satu prioritas yang tak boleh ketinggalan saat bepergian dengan kendaraan.

“Kita selalu aktif sosialisasi bahkan ke sekolah. Ke depan akan kami tingkatkan lagi, dengan harapan angka pelanggaran ini berkurang dan bahkan tidak ada lagi. Dengan begitu angka laka lantas pun bisa menurun,” pungkasnyas. (bal/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *