JSM-AIM Saling Incar Dukungan Partai

oleh -160 views
sulbarexpress.fajar.co.id, POLMAN – Tahapan Pilkada serentak 2018 Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Polewali Mandar segera dilaksanakan, kedua calon yakni Jenderal Salim Mengga (JSM) dan Andi Ibrahim Masdar (AIM) saling memantapkan diri dengan berbagai dukungan partai pengusung.
Dikubu JSM sendiri sementara dua partai yang sudah resmi mengusung yaitu Demokrat dan PPP masing-masing 5 kursi (syarat pencalonan 9 kursi). Sedangkan pihak AIM telah mengantongi empat partai pendukung dengan total 18 kursi yakni partai Gerindra 3 kursi, Golkar 9 kursi, PKPI 1 kursi, dan PAN 5 kursi.
JSM meyakini akan bertambah partai pendukung untuk mengusungnya di Pilbup Polman, meskipun baru hanya dua yang sudah resmi mengusung yakni Demokrat dan PPP.
“Kalau tidak ada halangan dalam waktu dekat ini PDI-P, Nasdem, dan Hanura akan memberikan rekomendasinya. Saya sangat yakin mereka akan memberikan dukunganya,” kata JSM.
Terpisah, Juru bicara AIM Syahid menyampaikan polemik yang terjadi beberapa waktu lalu terkait rekomendasi PAN dan PKPI yang tidak ke AIM. Semuanya sudah terjawab dengan adanya rekomendasi dari dua partai tersebut.
“Kita juga akan kembali menerima rekomendasi dari PKS, PKB, Nasdem, Hanura serta PDI-P,” ucap Syahid.
Ia menambahkan kualisi gemuk telah dipersiapkan pihaknya untuk menghadapi pilkada serentak 2018, dimana saat ini sudah melebihi kursi pengusung dari partai.
“Yang telah menyerahkan rekomendasi baru empat partai, tapi dalam waktu dekat ini akan ada lagi. Meski syarat partai pengusung telah tercapai, tetapi kami tetap menjalin koordinasi dengan partai lain,” ungkap Syahid, Selasa 2 Januari.
Syahid juga membeberkan pihaknya telah mempersiapkan tim khusus untuk menjalin komunikasi dengan partai pengusung yang akan mengelola kontrak politik.
“Ada tim sendiri yang menghadapi dengan mempertimbangkan semua aspek,” bebernya.
Sementara, Sekum DPD Nasdem Polman Muchtar Aco menuturkan partai Nasdem belum mengeluarkan rekomendasi siapa yang akan didukung. Hal tersebut masih dalam tahap pembahasan di tingkat DPP Nasdem.
“Kalau tidak ada halangan tanggal 5 Januari baru bisa kami tahu. Setelah itu baru kami umumkan,” terangnya.
Selain itu, Nasdem Polman mengusulkan rekomendasi jatuh kepada JSM dengan syarat harus menggandeng kader Nasdem yakni Abdul Rahim.
“Tetapi kita serahkan semuanya ke keputusan DPP Nasdem. Siapun yang dipilih oleh DPP wajib kita ikuti dan dukung, tidak ada kata tidak,” tandasnya. (hab/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *