KPU Gelar Apel Coklit Serentak

oleh -99 views

sulbarexpress.fajar.co.id, POLEWALI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Polewali Mandar menggelar apel bersama gerakan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih secara serentak yang dilaksanakan di Lapangan Pancasila Jalan Andi Depu, Kelurahan Pekkabata, Sabtu 20 Januari.

Pelaksanaan apel Coklit dihadiri Komisioner KPU Polman Divisi Keuangan Umum dan Logistik Fitrinela Patonangi dan Komisioner KPU Sulbar Mursalim.

Adapun peserta apel bersama Gerakan Coklit Serentak Pilkada Polman 2018 sebanyak 363 orang diantaranya petugas Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPDP), Penitia Pemilihan Kecematan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panwaslih, dan Petugas Pengawal Lapangan (PPL).

Komisioner KPU Polman Fitrinela mengatakan Coklit serentak merupakan awal yang akan menjadi sejarah buat kita semua sebagai penyelenggara pemilu dan kegiatan ini merupakan gerakan nasional. Masyarakat mempersiapkan KTP elektronik dan KK yang akan jadi rujukan petugas PPDP dalam coklit.

“Gerakan Coklit serentak yang kita lakukan merupakan upaya besar dari KPU untuk meningkatkan kualitas daftar pemilih menjadi semakin baik, akurat, dan valid,” kata Fitrinela.

Ia menambahkan dalam peningkatan kualitas daftar pemilih salah satunya ditentukan oleh kualitas proses dan hasil coklit. Petugas PPDP diwajibkan mendatangi minimal rumah di wilayah kerjanya masing-masing.

“Kami dari KPU Kabupaten Polman bersama PPK dan PPS akan menyertai PPDP dalam melakukan coklit. PPDP sebagai ujung tombak KPU dalam melakukan pemuktahiran dan pendaftaran pemilih, memiliki peran penting, mengemban tugas yang penting yaitu melayani warga negara dalam menggunakan hak pilihnya,” tambahnya.

Fitrinela juga menyampaikan petugas PPDP yang melaksanakan Coklit sudah dibekali dengan bimbngan teknis (Bimtek). Jadi jika ada kendala yang terjadi pada proses Coklit segera koordinasi dengan PPS wilayahnya, begitupun jika PPS mengalami kendala segera koordinasi dan konsultasi dengan PPK. Ini semua akan berjalan secara berjenjang.

“Semoga semuanya bisa berjalan cermat, tertib, efektif dan akuntabel. Mari kita melayani hak konstitusional warga melalui coklit, mari kita datangi dari rumah ke rumah, sapa pemilih dengan ramah dan santun,” ungkap Fitrinela.

Sedangkan, Komisioner KPU Sulbar Mursalim berharap semua tahapan Pilkada dapat berjalan aman, damai dan bermanfaat. Katanya, tugas yang diemban oleh KPU RI disampaikan kepada KPU Provinsi yang diteruskan kepada KPU Kabupaten, lalu ditindak lanjuti dengan melaksanakan tugas melalui PPK, PPS dan PPDP atas nama KPU Kabupaten.

“KPU Provinsi hanyalah sebagai terompet, apa yang disampaikan oleh KPU RI yang akan melaksanakan amanah undang-undang itu di sampaikan kepada kita semua melalui KPU Provinsi. KPU Provinsi tidak melebihi dan mengurangi sifatnya hanyalah terompet menyampaikan suara, menyampaikan bunyi yang disampaikan oleh KPU RI,” terangnya.

Selain itu, para penyelenggara jangan pernah bermain-main, karena suksesnya Pilkada ada ditangan penyelenggara. Menurutnya sekian banyak sengketa pilkada yang berakhir di MK sasarannya adalah data pemilih yang dihasilkan oleh KPU yang dinilai rekayasa dan tidak bisa dipertanggung jawabkan.

“Jangan posisikan diri untuk mensosialisasikan salah satu kandidat dan harus selalu mengedepankan kedisiplinan dan tanggung jawab,” tandasnya.(ali/hab)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *