Peringati HKG PKK, Penghijauan Pekarangan Rumah Menjadi Sasaran

oleh -130 views

sulbarexpress.fajar.co.id, POLEWALI – Memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Polman meninjau dan menilai tanaman obat hasil budidaya ibu rumah tangga (IRT). Sabtu 20 Januari.

Diketahui tanaman obat adalah salah satu tanaman yang dianjurkan untuk dikembangkan di pekarangan pada program rutin Pemkab Polman. Ini merujuk peningkatan Konsumsi Pangan melalui konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dengan target pemberdayaan ibu rumah tangga.

Ibu Wabup Polman Haribulan Natsir ketika ditemui di Kelurahan Pekkabata mengatakan kegiatan ini adalah rangkaian memperingati Hari Kesatuan (HKG), dimana salah satu program rutinnya adalah budidaya tanaman obat.

“Peringati HKG tim juga langsung turun memantau kegiatan rutin untuk melihat perkembangan tanaman obat yang dibudidayakan para ibu rumah tangga (PKK) di Lingkungan se kabupaten Polman,” kata Haribulan yang juga Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Polman ini.

Ia menambahkan pengurus PKK kabupaten melalui Kelurahan jauh sebelumnya telah mengimbau jenis tanaman obat yang disarankan ditanam dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah yang biasanya dimanfaakan oleh orang-orang sebagai obat tradisional.

“Ibu rumah tangga sudah bisa memisahkan tanaman lain dengan Toga, seperti Lengkuas, Sirih, Lidah Buaya, Temulawak, Jahe, Kumis kucing, Sambiloto, Daun Salam dan lain lain.” ungkap Haribulan.

Haribulan berharap agar seluruh masyarakat, khususnya ibu rumah tangga bisa lebih memanfaatkan pekarangan rumah dengan budidaya tanaman obat, hasilnya tentu akan berguna untuk menjaga kesehatan keluarga sendiri.

“Obat dari tanaman organik jauh lebih baik karena tanpa zat kimia,” terangnya.

Selain itu, kegiatan rutin tahunan PKK kabupaten Polewali Mandar, digelar di 16 kecamatan dengan menurunkan seluruh pengurus PKK dengan pembagian wilayah.

“Hingga hari ini tim sudah menilai empat Kecamatan,” tandasnya.(ali/hab)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *