Pemprov Sulbar Dorong Majene Tingkatkan Pajale

oleh -66 views

sulbarexpress.fajar.co.id, MAJENE – Majene sudah dikenal sebagai sentra penghasil komoditas pertanian holtikultura, seperti bawang merah, cabai dan sayur-sayuran.

Kini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar mendorong Majene untuk lebih meningkatkan produksivitas tanaman padi, jagung dan kedelai (Pajale) di wilayahnya.

“Pada 2017, produksi holtikultura dan Pajale di Majene, semua melampaui target. Untuk tahun ini, kita kembali menantang Majene, supaya lebih meningkatkan kedua tanaman ini,” tutur Hamzah Kadis Pertanian Sulbar, pada acara gerakan penyuluh bangkit 10 November di Kecamatan Tubo, belum lama ini.

Gerakan penyuluh bangkit ini dikemas “Membangun dengan semangat kerja keras inovatif dan terampil” dirangkaikan penanaman kedelai melalui program Upaya Khusus (Upsus) dari Kementerian Pertanian (Kementan).

“Anggaran pengembangan dan penanaman program pajale tahun ini dialokasikan lebih besar dari sebelumnya,” tutur Hamzah.

Ia merinci, alokasi anggaran penanaman pajale untuk 2018, mencapai 140 hektar, dengan rincian padi 20 ribu hektar, jagung 112 ribu hektar dan kedelai 10 hektar.

“Kita upayakan Majene tahun ini, menjadi sentra penghasil pajale, untuk itu, kita tantang para penyuluh pertanian di Majene untuk berupaya keras mengembangkan komoditas pajale,” pintanya.

Ia berharap, kepada seluruh penyuluh pertanian khyususnya di Majene agar berupaya menghijaukan seluruh lahan pajale yang ada.

“Kalau tidak salah proposal Pemkab Majene ke Kementan, sekitar 10.000 hektar untuk jagung, jadi tahun ini kita tantang Majene, dari 10 ribu hektar menjadi jadi 15.000 hektar, khusus untuk kedelai,” ungkapnya.

Bupati Majene Fahmi Massiara juga berharap, kepada para penyuluh pertanian di Majene, untuk terus memberikan supportnya kepada para petani.

“Bantuan sarana dan prasarana pertanian yang selama ini sudah kita terima dari pemerintah pusat. Karena itu, penyuluh pertanian harus terus mensupport petani untuk mengolah dengan baik,” harapnya.(hfd/smd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *