Verifikasi Faktual Parpol, Panwaslu Koordinasi ke KPU

oleh -148 views

sulbarexpress.fajar.co.id, PASANGKAYU – Persiapan pengawasan verifikasi faktual ke 14 partai politik di Kabupaten Pasangkayu, Panwaslu melakukan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ketiga Komisioner Panwaslu, yakni Syamsudin, Andi Nurhadi, dan Nurliana diterima langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Pasangkayu Ishak Ibrahim di ruang kerjanya, Senin 29 Januari.

Ketua Panwaslu Pasangkayu, Syamsudin mengatakan, Panwaslu melakukan koordinasi dengan pihak penyelenggara dalam rangka persiapan pengawasan verifikasi faktual parpol yang akan dilakukan KPU. Berdasarkan jadwal KPU akan melakukan vertual selama tiga hari, dimulai hari ini tanggal 30 Januari hingga 1 Februari

“Salah satu tujuan kita koordinasi sebelum vertual adalah
sinkronisasi jadwal dan tempat vertual. Sehingga Panwaslu bisa tetap melakukan pengawasan melekat pada setiap vertual,” ungkap Syamsudin.

Anggota Devisi Pengawasan dan Pencegahan Panwaslu Pasangkayu Andi Nurhadi berterimakasih kepada pihak penyelenggara dalam hal ini KPU kabupaten yang selalu memiliki waktu dalam berkoordinasi dengan pihak pengawas.

“Alhamdulillah selama tahapan dimulai pada akhir tahun kemarin, KPU selalu membuka ruang dalam berkoordinasi bersama lembaga pengawas,” aku Andi.

Pada kesempatan yang sama, Ketua KPU Pasangkayu Ishak Ibrahim menuturkan jika pihaknya akan melakukan vertual ke 14 parpol, adalah 11 parpol lama dan ada 3 parpol baru.

“Sesuai dengan jadwal, KPU akan melakukan vertual ke 11 parpol lama pasca putusan MK, kecuali PBB dan tiga parpol baru yakni, Partai Garuda, Partai Berkarya dan PSI,” terang Ishak yang juga membidangi Devisi Hukum dan Logistik di KPU Pasangkayu.

KPU dalam hal ini, lanjut Ishak, membentuk enam tim melakukan vertual parpol yang turun selama tiga hari kedepan. Berdasarkan jadwal, KPU akan melakukan vertual enam parpol pada hari pertama, lima parpol hari kedua, tiga parpol baru di hari ketiga yakni, pada tanggal 1 Februari.

“Kami sangat senang jika Panwaslu sebagai lembaga pengawas pemilu selalu melakukan koordinasi, baik itu skala kecil maupun besar. KPU bersama turun melakukan vertual dan sekaligus pengawasan melekat,” harap Ishak. (ndi/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *