Polemik Penjualan Gabah Petani, KPPU Akan Turun ke Mamuju – Sulbar Express
Mamuju

Polemik Penjualan Gabah Petani, KPPU Akan Turun ke Mamuju

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Problem yang terjadi pada petani terkait pelarangan menjual gabah keluar daerah mendapat perhatian khusus dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) wilayah Sulselbar.
Ketua KPPU Sulselbar Aru Armando mengatakan KPPU akan turun mengadvokasi polemik yang terjadi di Sulbar, terkhusus di Mamuju terkait gabah maupun persaingan usaha yang dianggap ada permainan.
“Pertama harus dilihat apakah perilaku yang dilakukan oleh oknum tengkulak itu terjadi dikarenakan kebijakan atau murni perilaku anti persaingan usaha yang sehat,” kata Aru, Sabtu malam 3 Februari.
Ia menambahkan jika menemukan adanya kebijakan yang kurang tepat yang dilakukan pemerintah, maka pihaknya akan memberikan rekomendasi maupun saran sesuai dengan kewenangan KPPU yang diatur dalam UU No 5 Tahun 1999 tentang larangan praktik monopoli atau persaingan usaha tidak sehat.
“Jika memang ada kebijakan yang dirasakan tidak menganut prinsip persaingan usaha yang sehat, maka KPPU akan memberikan saran dan pertimbangan atas kebijakan tersebut,” tambahnya.
Aru juga menyampaikan perlunya dikaji ulang Surat Keputusan (SK) atau Perbup pelarangan penjualan gabah para petani.
“KPPU akan mendalami dan dapat melakukan upaya penegakan hukum jika ditemukan adanya alat bukti yang cukup terkait dugaan pelanggaran UU 5/1999. Pelarangan penjualan gabah keluar daerah menurut hemat saya perlu untuk dikaji ulang,” ungkap Aru.
Sementara, KPPU menilai perdagangan antara daerah akan tertutup jika hal itu dilakukan, sehingga perlunya pengkajian ulang terkait pelarangan penjualan gabah.
“Kita akan mengadvokasi kebijakan Bupati mengenai larangan penjualan gabah ke luar daerah, InsyaAllah secepatnya Tim KPPU Makassar masuk Mamuju,” tandasnya. (hab/sol)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top