Sosialisasi UU Pemanfaatan Ruang dan Penguasaan Tanah, Sinergitas Pemda dan BPN Ditingkatkan

oleh -256 views

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Kementerian Agraira dan Tata Ruang (ATR) atau Badan Pertanahan Nasional (BPN) melaksanakan sosialisasi peraturan Perundang-undangan mengenai pengendalian pemanfaatan ruang dan penguasaan tanah di d’Maleo Hotel & Convention Mamuju, Senin 5 Februari.

Ketua Panitia Fatimah Saleh mengatakan sosialisasi dilakukan agar semua lembaga pemerintah baik itu pemprov maupun pemkab memahami regulasi yang terkandung dalam undang-undang. Sehingga tidak melanggar peraturan.

“Sosialisasi ini bertujuan memberikan penjelasan mengenai peraturan UU mengenai pemanfaatan ruang dan tanah lingkup daerah Sulbar. Sehingga kita berharap agar peserta berperan aktif,” kata Fatimah.

Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulbar Nasaruddin menjelaskan keadaan Sulbar saat ini semenjak mekarnya sebagai provinsi baru. Ia juga menjelaskan kabupaten yang memiliki banyak potensi masih ada belum disentuh.

“Kita berharap sosialisasi ini terus ditingkatkan, karena sering terjadi pelanggaran dalam menata tata ruang, padahal potensinya sangat banyak di Sulbar karena masih terbilang provinsi muda di Indonesia,” ungkap Nasaruddin.

Ia menambahkan saat ini Sulbar terus melakukan pembangunan infrastruktur, maka dari itu perlu peningkatan pemahaman pada aturan baru mengenai tata ruang maupun tanah yang berada dalam lindungan negara.

“Perusahaan besar sudah masuk di Sulbar terutama yang bergerak di bidang kelapa sawit, tentu ini sangat rentang terjadinya pelanggaran dalam pemanfaatan tata ruang terutama hutan. Makanya kita berharap pemahaman yang sama sebagai dasar utama dalam mengelola potensi itu,” tambahnya.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulbar Isman Hadi menuturkan membangun sinergitas kepada pemerintah daerah sangat perlu ditingkatkan untuk mengelola tata ruang maupun pertanahan di Sulbar.

“Sinergitas perlu ditingkatkan, kita berharap dengan adanya sosialisasi ini betul-betul disimak dan dimanfaatkan dengan baik untuk diaplikasikan di lapangan,” terangnya.

Sementara itu Dirjen Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Penguasaan Tanah Budi Situmorang mengungkapkan kegiatan ini tidak hanya sebatas sosialisasi saja. Melainkan akan adanya pemantauan dan evaluasi di lapangan.

“Kita sekarang dalam era pengendalian serta melakukan pembinaan, olehnya itu hasil yang didapatkan di lapangan akan kita serahkan kepada Gubernur dengan memberikan rapor sesuai data yang akurat,” bebernya.

Selain itu, Kementerian ATR atau BPN akan selalu memantau perkembangan pengendalian tata ruang dan pertanahan di Sulbar, upaya tersebut dilakukan untuk mewujudkan nawacita pemerintah pusat agar bisa berkembang dan tertata dengan baik potensi pertanahan di Sulbar.

“Sekecil apapun peran kita maupun siapapun kita jika bermanfaat bagi pemerintah dan kepentingan masyarakat, maka kita telah mewujudkan target negeri ini bisa lebih bagus dalam sektor tata ruang dan pertanahan. Saya berharap teman-teman paham dan termotivasi melakukan sesuatu,” tandasnya. (hab/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *