Dari HPN 2018, Meminang Keindahan di Padang Kesejahteraan

oleh -117 views

KOTA PADANG, Sumatera Barat ditetapkan menjadi pusat  pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) 2018. Sebagai tuan rumah, Padang sudah bekerja keras demi menyukseskan agenda besar skala nasional ini.

Catatan: Muh Sholihin

PWI Sulawesi Barat mengirim belasan delegasi untuk kegiatan HPN tahun 2018. Proses pemberangkatanya tidak bersamaan, ada yang berangkat tanggal 4 Februari ada juga tanggal 6, 7, dan 8 Februari.

Untuk tanggal 4 Februari, PWI Sulawesi Barat mengirim dua delegasi. Mereka mendapat tugas mengikuti kegiatan Famtrip mulai tanggal 5 hingga 8 Februari.

Kegiatan utama Famtrip adalah melakukan kunjungan dan dokumentasi pada sejumlah tempat wisata. Misalnya di Kelok Sembilan, Pagaruyuang, Lembah Harau, Jam Gadang, Pantai Air Manis, Puncak Mande, Lubang Jepang, dan sejumlah lokasi wisata lainya.

Sementara untuk rombonganya lainya khusus mengikuti berbagai kegiatan dalam rangka HPN 2018 di Kota Padang. Sesuai jadwal panitia, HPN diisi dengan kegiatan yang sangat padat, olehnya delegasi Sulbar dibagi dalam beberapa kelompok agar bisa mengikuti banyak kegiatan.

Dari berbagai kegiatan terjadwal, yang sangat penting diikuti semua delegasi PWI Sulbar adalah Konvensi Nasional Media Massa, Makan Bajamba (makan bersama), dan puncak HPN.

Tiga kegiatan di atas dihadiri tokoh-tokoh pers nasional, ada juga menteri dan pejabat struktural lembaga negara. Sementara untuk dua kegiatan lainya, yakni Makan Bajamba dan puncak HPN dihadiri langsung oleh Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Negara.

Tentu banyak ilmu yang bisa kita ambil dalam setiap momen HPN 2018. Semuanya semoga bisa kita serap secara
maksimal agar perkembangan pers kedepan semakin baik dan profesional. Secara umum diharapkan kondisi ini berdampak pada kemajuan pembangunan daerah dan bangsa Indonesia.

Kembali pada penulisan awal catatan ini, judul di atas sengaja saya ambil dari tema HPN 2018. Secara bahasa, tema ini bermakna “Menikmati keindahan Padang”. Panitia HPN
khususnya Pemprov Sumatera Barat mengajak kepada ribuan peserta HPN dari seluruh provinsi di Indonesia untuk berjalan-jalan menikmati indahnya Tanah Minang.

Selain keindahan alam, Padang juga menawarkan berbagai makanan khas yang mampu memanjakan lidah peserta HPN. Antara lain, rendang, gulai ikan karang, gulai jariang (jengkol), es durian, dendeng batokok, gulai tunjang, pangek masin, pangek padeh, dan sejumlah makanan khas lainya. Dari daftar menu di atas, favorit saya rendang dan es durian.

Semua menu makanan tersebut di atas sangat mudah didapatkan. Bahkan sebagian besar rumah makan di Kota Padang menghidangkan. Istimewanya, harga semua menu yang dihidangkan sangat bersahabat, tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam.

Namu demikian, saya mengingatkan kita semua untuk berhati-hati menkonsumsi semua menu masakan Padang, sebab sebagian besar masakan ini menggunakan bahan santan kelapa. Jangan sampai kita terbius dengan rasa sedap makananya, lupa pada ancaman kolestrol.

Memang belum ada kajian secara menyeluruh mengenai korelasi antara santan dan kolestrol, tapi pemerintah Provinsi Sumatera Barat sudah mengantisipasinya dengan membangun Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi. (**)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *