Hafal 30 Juz, Kisah Balita Penghafal Alquran Asal Campalagian

oleh -141 views

sulbarexpress.fajar.co.id, POLEWALI – Sungguh luar biasa kemampuan yang dimiliki Ahmad Hafidz Umar, meski usianya baru menginjak usia dua tahun, namun ia telah mampu menghafal Alquran sebanyak 30 juz.

Selain mampu menghafal Alquran, anak kedua dari pasangan Umar Yusuf (40 tahun ) dan Kismawati (37 tahun), warga Desa Bonde, Kecamatan Campalagian, Polewali Mandar, juga mampu menyambung ayat suci Alquran yang terpotong dan mengetahui letak surah yang dibaca.

Sehari-hari Hafidz belajar mengaji di TPA Al Furqon di desa Parappe yang jaraknya sekitar satu kilo meter dari rumahnya. Setiap sore di tempat pengajiannya, ia rutin berkumpul dengan teman-teman sepengajiannya.

Hafiddz adalah anak kedua dari tiga bersaudara yakni Sitti marwa (6 tahun), Ahmad Hafid (2 tahun) dan Sitti Maryam (4 bulan). Hafidz belum terlalu fasih berbicara, sehingga kadang membaca ayat suci Alquran terkadang kurang jelas kedengaran.

Untuk menguji kemampuan Hafidz membaca Al Quran, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Campalagian Khalid Rasyid kemudian membacakan sebuah surah, kemudian Hafidz diberi tugas mencari letak surah tersebut. Dengan mudah, Hafidz membuka lembar demi lembar Al Quran dan menemukan surah yang dibaca oleh ketua KUA Campalagian.

Ayah Hafidz, Umar Yusuf mengatakan kemampuan anaknya sudah mulai terlihat sejak lahir. Sebab dari usia masih satu tahun Hafidz sudah menunjukkan ketertarikan pada ayat suci Alquran, dimana ia tak henti-hentinya menirukan suara orang mengaji.

“Sejak lahir memang telah saya perdengarkan lantunan ayat suci Alquran,” kata Umar..

Ia menambahkan pola asuh anak harus tepat sasaran karena pembentukan karakter anak dibentuk melalui lingkungan tempatnya dibesarkan selain bawaan dari lahir.

“Kalau dia menonton film Upin-Ipin, saya ganti suaranya dengan suara pengajian,” tambahnya.

Sedangkan, guru mengaji di TPA AL Furqon Nurhidayah mengungkapkan dari 200 anak didiknya, Hafidz ini merupakan anak yang paling muda usianya di tempat pengajian.

“Ini mungkin mukjizat dari Allah SWT yang diberikan kepada anak ini. Kita saja ini orang tua ini belum tentu mampu menghafal Al Quran,” tandasnya.(ali/hab)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *