Launching Galeri PKK Sapota, Diharap jadi Tonggak Pengembangan UMKM

oleh -99 views

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Bertepatan dengan refleksi dua tahun kepemimpinan Habsi-Irwan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mamuju. Pemkab Mamuju melaunching Galeri PKK Sapota di Lingkungan Anjoro Pitu, Kelurahan Rimuku, Minggu malam 18 Februari.

Kegiatan yang turut dikemas dengan pameran ekonomi kreatif menampilkan beragam souvenir dan produk olahan makanan hasil dari pengembangan kelompok PKK, Dharmawanita, dan pengusaha UMKM yang ada di Mamuju. Diharapkan menjadi tonggak pengembangan ekonomi Mamuju berbasis kemasyarakatan.

Bupati Mamuju Habsi Wahid mengatakan, launching galeri dan pameran tersebut dilaksanakan untuk mempromosikan berbagai hasil produk yang dihasilkan pelaku usaha binaan pemerintah. Sekaligus memotivasi warga untuk ikut berwirausaha dan meningkatkan perekonomiannya.

“Supaya warga kita juga bisa lebih sejahtera,” ujar Habsi.

Dia membeberkan, sampai saat ini masih banyak kendala yang dihadapi para pelaku usaha dalam memasarkan produk mereka. Utamanya dari sektor kemasan yang belum memenuhi standar. Ditambah lagi belum ada label halal, izin edar dari BPOM Sulbar dan uji kesehatan Dinkes Mamuju.

“Kami akan tingkatkan kualitasnya. Lima mesin kemasan sudah kami siapkan dan mulai beroperasi tahun ini. Termasuk memenuhi semua unsur, agar bisa dipasarkan secara umum,” jelasnya.

Dalam pameran yang digelar tersebut produk industri rumah tangga terjajalkan di 24 stand, dari kecamatan, bebeberapa OPD dan pelaku usaha mikro. Produk yang ditampilkan beragam. Mulai makanan, kerajinan tangan olahan bahan bekas, beragam furniture, olahan kripik, kuliner tradisional dan modern, serta berbagai pernak pernik kebudayaan.

Sebagai Bupati Mamuju, Habsi berharap agar pelaku usaha tidak menganggap modal sebagai kendala utama. Di masa kepemimpinannya bersama Irwan SP Pababari, Habsi mengaku akan terus mendorong pelaku usaha untuk mendapatkan modal untuk mengembangkan usaha mereka.

“Ada perbankan dan koperasi yang bisa memback up mereka. Selaku pemerintah daerah kami akan terus mendukung warga agar terus berkembang dan maju. Utamanya dari sektor ekonomi kreatif,” ucap Habsi.

Dia melanjutkan, selain pameran, momentum tersebut juga dijadikan ajang promosi destinasi wisata landmark Mamuju City yang ada di Lingkungan Anjoro Pitu. Ada juga galeri PKK Sapota yang bisa menjadi alternatif bagi pengunjung untuk menikmati suguhan kuliner tradisonal dan furniture asli Mamuju.

“Kami mau perlihatkan jika destinasi wisata di Mamuju, beragam. Tidak hanya pantai, tapi ada wilayah pegunungan yang bisa jadi alternatif. Apalagi pemandangannya indah. Bisa menikmati suasana dataran tinggi dan laut bersamaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Mamuju, Siti Sutinah Suhardi dalam laporannya sebagai ketua panitia mengungkapkan maksud dari kegiatan yang diselenggarakan Pemkab Mamuju untuk mendorong pengembangan UMKM.

“Kegiatan ini sebagai strong poin kebijakan ekonomi dalam memajukan ekonomi daerah,” tuturnya.

Selain pameran hasil UMKM, pada launching Galeri PKK Sapota itu juga turut diserahkan bantuan kredit usaha rakyat (KUR) yang diwakili oleh BRI Mamuju kepada para perwakilan pengusaha Mamuju. (bal/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *