MoU Yayasan Ibnu Abbas-Mitra Pendidikan, Komitmen Bangun Pendidikan Berkualitas

oleh -344 views

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Salah satu sekolah bertaraf internasional berbasis pendidikan terintegrasi, Buah Hati Islamic School hadir di Mamuju.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan MoU serta peletakan batu pertama antara Yayasan Mitra Pendidikan Mamuju dan Yayasan Ibnu Abbas Jakarta, Rabu 21 Februari.

Ketua Yayasan Mitra Pendidikan Mamuju Suhardi Duka mengungkapkan kehadiran sekolah swasta ini akan mendukung pembangunan yang ada di Mamuju. Terlebih, sistem pendidikan yang ditawarkan ialah pengintegrasian antara pengetahuan agama dan pengetahuan umum maupun teknologi.

“Kita harus bertransformasi, artinya masyarakat harus ikut serta membangun pendidikan. Kita tidak boleh hanya bertumpu pada satu model pendidikan tapi harus ada nilai plus dalam pendidikan itu seperti penguasaan dibidang sains dan ilmu agama,” ungkapnya.

Ia menambahkan, gedung sekolah tersebut akan mulai dibangun tahun ini secara bertahap, ditargetkan seluruh jenjang pendidikan dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas akan dibangun di atas tanah seluas 1,7 hektar milik Yayasan Mitra Pendidikan Mamuju.

“Kita targetkan pembangunan awal sebanyak tiga kelas selama enam bulan, nantinya pembangunannya bertahap, sebab diperlukan investasi yang cukup besar. Nantinya kita akan bangun SD hingga SMA,” jelas mantan Bupati Mamuju dua periode tersebut.

Lembaga pendidikan Buah Hati Islamic School yang hadir di Mamuju ini merupakan pengembangan pusat pendidikan yang dirintis oleh Yayasan Ibnu Abbas di Jakarta. Model pembelajaran yang ditawarkan akan sama seperti yang ada dipusatnya. Salah satu keunggulannya ialah siswa mampu menghapal beberapa Juz dalam Alquran.

Ketua panitia kegiatan peletakan batu pertama Hajrul Malik mengungkapkan bahwa sudah banyak cabang yang dibentuk di daerah lain. Kata dia Mamuju merupakan cabang ketujuh dari sekolah terintegrasi tersebut.

“Slogan dari sekolah ini ialah saleh berprestasi yang artinya kita mendidik anak bukan hanya untuk berprestasi, namun juga dpat menguasai ilmu agama sehingga beramal saleh. Saat ini sudah ada tujuh anak yang kita bina untuk tingkat SMP, sedangkan SD sudah ada 9 orang anak. Adapun guru yang didatangkan dari Jakarta sebanyak 4 orang dan selebihnya kami rekrut di Mamuju,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Mamuju, Murniani yang hadir mewakili Bupati Mamuju mengungkapkan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Mitra Mamuju atas minat dan usahanya dalam mendukung pengembangan pendidikan. Ia berharap hadirnya Buah Hati Islamic School dapat memberi kontribusi positif bagi perkembangan daerah.

“Dalam UU No 20 2003 tentang sistem pendidikan nasional, ada dua sistem penyelenggara pendidikan yaitu pemerintah dan yayasan. Keduanya sangat diharapkan hadir di Mamuju, dibutuhkan lembaga-lembaga pendidikan swasta karena jika hanya pemerintah sebagai penyelenggara pendidikan untuk membiayai tentu pendidikan itu akan lambat. Kehadiran sekolah Islam terpadu ini kami harap mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah,” tandasnya. (bal/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *