Pabrik Penggilingan Beras Modern Resmi Beroperasi

oleh -198 views

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU — Pabrik penggilingan beras milik PT Mitra Agro Manakarra secara resmi mulai beroperasi. Hal ini ditandasi dengan diresmikannya pabrik tersebut oleh Kapolda Sulbar, BrigjenPol Baharuddin Djafar, Selasa 27 Februari.

Kapolda Sulbar dalam sambutannya mengungkapkan, dengan adanya penggilingan beras tersebut dapat membantu peningkatan kesejahteraan dan mengatasi kendala-kendala yang dialami para petani utamanya dalam mengolah hasil pertaniannya dan tentunya dapat menstabilkan harga pangan di Sulbar. Hasil pertanian juga lebih cepat dinikmati.

“Kita berharap hadirnya Rice Milling (penghilingan beras, red) ini petani dapat meningkatkan taraf hidup serta memberikan manfaat bagi masyarakat di Provinsi Sulbar pada umumnya sekaligus dapat menjadi promosi bagi Kabupaten Mamuju untuk didistribusikan ke daerah-daerah lainnya,” ungkap BrigjenPol Baharuddin Djafar.

Bupati Mamuju, Habsi Wahid mengapresiasi upaya Suhardi Duka selaku Komisaris PT. Mitra Agro Manakarra karena telah memikirkan kepentingan masyarakat Mamuju. Hal tersebut karena masyarakat petani Mamuju sudah lama menantikan adanya pengusaha yang bisa menghadirkan pabrik penggilingan.

“Saat ini pemerintah belum mampu untuk memfasilitasi sarana dan prasarana untuk pengelolaan petani kita, olehnya kita perlu para mitra ini untuk membangun kerjasama seperti memberikan pupuk dan keperluan tani. Itu dapat membantu terjadinya kebersamaan untuk memperbaiki tata niaga produksi beras di Kabupaten Mamuju,” ujarnya

Sementara itu, Komisaris PT. Mitra Agro Manakarra, Suhardi Duka mengungkapkan bahwa pada bulan Februari ini pabriknya siap beroprasi dengan bermitra bersama petani, pabrik tersebut berkapasitas 5 ton per jam, dengan asumsi kerja full bisa menghasilkan beras dalam skala 50 ton per hari dan membutuhkan gabah sekitar 80 sampai 90 ton perhari,

“Apabila kapasitas penuh, dryer yang kami punya berkapasitas 40 ton untuk gabah yang telah dikeringkan. Kami juga memiliki sekitar 1 hektare lahan untuk dipersiapkan menjadi penjemuran padi. Di pabrik ini bisa menggiling gabah hasil jemuran, bisa juga menggiling gabah hasil pengeringan dryer,” ungkap Mantan Bupati Mamuju dua periode tersebut.

Ia juga berterimakasih kepada Kapolda Sulbar Brigjenpol Baharuddin Djafar atas waktunya meresmikan pabriknya tersebut sekaligus memaparkan wilayah pemasaran berasnya.

“Terimakasih kepada Kapolda karena berkenan hadir bersama dengan kita hari ini. semoga pabrik ini bisa menyuplai beras untuk pasar-pasar yang ada di Mamuju. Saat ini kami punya perwakilan di pasar Sentral, pasar Regional dan Palu, bahkan sudah dilakukan pengiriman ke Toraja, Mamasa, Palu dan Makassar, tentunya kami lebih banyak mempersiapkan suplai untuk konsumsi masyarakat Mamuju,” tandas pria yang akrab disapa SDK tersebut.

Dalam peresmian pabrik beras itu juga dirangkaikan dengan penyerahan Infaq berupa beras kepada 2 pondok pesantren dan 3 panti asuhan. Diakhir kegiatan, Kapolda Sulbar didampingi Bupati dan Dandim melepas mobil operasional pengangkut beras yang akan di distribusikan ke Bulog dan ke Palu Provinsi Sulawesi tengah. (bal/sol)

 



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *