Kampanye Dipulau Salama, Salim : PKH Program Pusat Bukan Program Daerah

oleh -88 views

sulbarexpress.fajar.co.id, POLMAN – Puluhan warga yang bermukim di Pulau Salama Desa Ammasangan, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polman menyambut kehadiran pasangan Calon Bupati Nomor urut 1 Salim S Mengga, Kamis 1 Maret.

Dalam kampanyenya kali ini turut hadir Ketua DPC Partai Demokrat Syamsul Samad, Sekretaris DPW PPP Sahabuddib M Sanusi, Sekretaris DPD Partai Nasdem Sulbar Taufid, Tomas, Toga, dan massa simpatisan nomor urut 1.

Sekertaris DPW Partai PPP Sahabuddin mengatakan Beliau ini (Salim-red) adalah pemimpin yang selalu menjadi panutan, pemimpin yang siddik yang punya akhlak yang baik.

“Sejak tahun 2006, saya sudah mengacungkan jempol kepada Mayjen Purn Salim S Mengga makanya saya mendukung dan jangan takut menyampaikan sesuatu yang masyarakat rasakan selama ini tidak baik dan ini akan dijadikan bahan evaluasi jika pasangan No urut 1 SALIM-MARWAN terpilih,” kata Sahabuddin.

Ia menambahkan pemerintahan sekarang ini kurang mengurusi masyarakatnya ini semua kedepan akan kita perbaiki. Insya Allah jika beliau terpilih jadi Bupati Polman, maka sistim pelayanan kepada masyarakat harus diperbaiki karena seorang pemimpin harus bisa menjadi pelayan bagi masyarakatnya.

“Untuk insentif imam akan kita naikan sepuluh kali lipat dari yang ada sekarang ini,” tambahnya.

Sementara itu, Salah satu Kader Partai NasDem Andi Suri dalam orasi politiknya menyampaikan apabila Mayjen Salim S Mengga dan Marwan kedepan terpilih jadi Bupati dan wakil Bupati masyarakat harus terlibat langsung untuk mengawasi semua jalannya roda pemerintahan.

“Hari ini saya yakin kepemimpinan di kabupaten Polman harus terganti dengan Mayjen Purn Salim S Mengga dan Marwan, ST,” ungkap Suri.

Ditempat yang sama, Calon Bupati Salim S Mengga, dihadapan mayarakat Pulau Salama Desa Ammasangan menyoroti sistem pendidikan yang ada di polman. Dimana Sarana dan prasarana pendidikan harus diperbaiki demi kelancaran belajar dan mengajar.

“Kabupaten Polman ini daerah paling strategis karena jumlah penduduknya yang sangat banyak dibandingkan 3 kabupaten lainnya yang ada di Prov Sulbar,” tutur Salim.

Selain itu, Kata Salim, kedepan kita harus memperdayakan imam mesjid dan guru pengajian karena disinalah inti agama. Inilah juga mengapa saya ikut dalam pilbup ini, agar kedepan ada perubahan dan kalian juga bisa jadi pemimpin.

“Seperti Raskin dan PKH itu adalah program pemerintah pusat, bukan program pemerintah daerah,” Ujar Salim

Salim Juga menyinggung, tingginya angka gizi buruk di Kabupaten Polman ini masuk dalam daftar daerah jumlah Gizi buruk yang tertinggi Ini semua membutuhkan perhatian pemerintah.

“Kita juga akan tingkatkan pelayanan terhadap pedagang kecil mulai dari pedangang kakao, kopra dqn lainnya. Ini semua adalah peran Pemerintah untuk membantu mendatangkan pembeli dan standar harga sama dengan Makassar,” Kata Salim.

Salim juga berjanji jika nantinya dirinya terpilih jadi Bupati maka potongan 23% untuk proyek akan saya hapus agar pekerjaan berkuwalitas tidak asal jadi, kita juga akan mempersiapkan anak-anak kita yang akan lanjut S1, S2 dan S3.

“Kalau Allah memberi rezki untuk memimpin Polewali Mandar ini dan di percaya masyarakat, maka Insya Allah akan melihat perubahan di Kabupaten Polman,” tandasnya.(rilis)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *