Unjuk Rasa Mahasiswa, Tuntut Penurunan Harga BBM dan Penyaluran Rastra

oleh -38 views
sulnbarexpress.fajar.co.id, MAMASA – Kebijakan pemerintah yang kembali menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi jenis pertamax pada tanggal 24 Februari lalu diniliai semakin mencekik rakyat.
Akibat kebijakan itu, sejumlah lembaga mahasiswa yang tergabung dalam Posko Menangkan Pancasila (PMP) Mamasa berunjuk rasa menuntut pemerintah turunkan harga bahan pokok.
Boby salah satu orator aksi unjuk rasa dengan lantang meneriakkan, jika harga BBM naik, maka akan menyebabkan harga kebutuhan pokok naik. “Pasti kebutuhan lain juga akan naik, hal ini tentunya semakin membebani rakyat,” teriaknya.
Selain menyoroti kenaikan BBM, pengunjuk rasa juga menyoal penyaluran beras sejahtera (Rastra) ditahun 2018 yang belum tersalurkan.
“Rastra tahun ini belum tersalur. Info yang kami dapat hal itu dikarenakan masih ada tunggakan Raskin tahun 2017 yang belum dibayar ke Bulog,” ungkap Arnol, koordinator aksi, Selasa 5 Februari
Dengan demikian, mereka meminta kepada pihak terkait agar segera menuntaskan hal tersebut sehingga Rastra yang menjadi hak rakyat dapat segera disalurkan kembali.
“Solusi yang kami tawarkan ialah sesegera mungkin menuntaskan persoalan ini dengan membayar tunggakan itu. Kalau tiadak, maka kami akan mendesak untuk melakukan penyaluran,” lanjut Arnol kemarin.
Sejumlah poin tuntutan pengunjuk rasa yakni turunkan harga kebutuhan dasar (energi dan pangan), bangun industri nasional untuk kedaulatan pangan dan energi, realisasikan tunggakan beras miskin Kabupaten Mamasa tahun 2017, dan menangkan Pancasila. (mg1/smd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *