Empat SDN Wakili Lomba OSN Provinsi

oleh -340 views

sulbarexpress.fajar.co.id, MAJENE – Sedikitnya empat SDN didaulat untuk mewakili Kabupaten Majene ke tingkat Provinsi Sulbar, setelah berhasil meraih juara pada lomba Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2018.

Keempat SD yang mewakili Majene itu, yakni SDN 2 Kampung Baru Kecamatan Banggae Timur, SDN 18 Bababulo Kecamatan Pamboang, SDN 10 Inpres Salutambung Kecamatan Ulumanda dan SDN 3 Mosso Kecamatan Malunda.

Kepala Bidang Dikdas Disdikpora Majene Abd Chalik menuturkan, dari empat SD terdapat enam orang siswa meraih juara lomba OSN tingkat kabupaten Majene yang akan berlaga pada lomba OSN ditingkat provinsi.

“Saya uraikan, untuk yang meraih juara lomba OSN dengan mata pelajaran IPA, atas nama Nurul Takriya dari SDN 2 Kampung Baru, Muhlas Nugraha dari SDN 18 Bababulo dan Muh Sigit Jayanto dari SDN 3 Mosso,” urai Chalik usai pelaksanaan lomba OSN, di aula SDN 8 Buttu Samang, Sabtu 10 Maret.

Selanjutnya sambung Chalik, untuk lomba OSN mata pelajaran Matematika, atas nama Najwa Zahra Salsabila bersama Afrisa Dien Syafa Muhammad dari SDN 2 Kampung Baru serta Cici Cahyani dari SDN 10 Inpres Salutambung.

“Dari enam orang siswa yang mewakili Majene ini, merupakan hasil seleksi lomba OSN 2018, yang akan diutus ketingkat Provinsi Sulbar, pada 4 April mendatang,” katanya.

Ia mengatakan, kegiatan lomba OSN sebagai ajang penyaluran bakat dan minat para peserta didik, serta mengukur kapasitas kemampuan dan menyaring siswa guna mewakili Kabupaten Majene ke tingkat provinsi hingga nasional.

“Jadi kami harus betul-betul melakukan pemantapan kepada para siswa untuk bisa meraih juara lagi pada OSN tingkat provinsi hingga Nasional,” sebut Chalik.

Ia memaparkan, kemampuan siswa pada sejumlah ajang perlombaan tidak kalah saing dengan kemampuan siswa dari daerah lain, dibuktikan pada ajang-ajang sebelumnya, Kabupaten Majene mampu bersaing dengan sekolah lain hingga ke tingkat nasional.

“Kita berharap, kegiatan lomba OSN ini, dapat lebih meningkatkan kreatifitas siawa dan mengembangkan kemampuan akademis dalam proses pembelajaran,” harapnya.(hfd/smd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *