Penyusunan Program Prioritas, Diknas Gelar Rembuk Pendidikan Tingkat Kabupaten

oleh -132 views

sulbarexpress.fajar.co.id, PASANGKAYU – Pemkab Pasangkayu memberikan perhatian yang serius pada pengembangan pendidikan. Ini karena pendidikan menjadi faktor utama pelaksanaan pembangunan daerah.

Olehnya itu, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pasangkayu menggelar rembuk pendidikan tingkat kabupaten tahun 2018. Dihadiri sekira 200 kepala sekolah tingkat SMP, SD dan camat se-kabupaten, digelar di aula Hotel Mutiara Pasangkayu, Sabtu 10 Maret.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pasangkayu Badaruddin mengungkapkan, seperti pada tahun-tahun kemarin, rembuk pendidikan ini kali ini dilaksanakan setelah rembuk nasional pendidikan dan kebudayaan digelar.

Badaruddin menjelaskan, jika tujuan dari embuk pendidikan dan tahun 2018 sebagai langkah dan tindakan konkret pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya, untuk memaksimalkan pelibatan publik dalam menyukseskan program dan kegiatan prioritas dibidang pendidikan dan tahun 2018. Serta menyiapkan rancangan kebijakan tahun 2019.

Termasuk, lanjut Badaruddin, mengevaluasi capaian pelaksanaan program dan kegiatan prioritas tahun 2017. Mensinergikan pelaksanaan program dan kegiatan prioritas tahun 2018.

“Alhamdulillah, pengusulan program prioritas tahun 2017 kemarin seperti pembangunan rumah dinas sekolah, dari 134 sekolah yang mengusulkan, pemerintah daerah dapat merealisasikan hingga 50 persen, dan insyaallah tahun ini bisa berlanjut secara bertahap,” jelas Badaruddin.

Tentunya tidak sampai disitu, menurutnya, program ini akan terus berlanjut, pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Bappeda akan selalu meminta program pendidikan yang prioritas dari sekolah untuk bisa direalisasikan.

“Jangan pernah merasa bosan untuk mengusulkan apa yang menjadi program di sekolah demi menunjang program pendidikan di daerah kita. Adapun usulan yang belum terealisasi dikarenakan keterbatasan anggaran daerah, Pemda dalam hal ini dinas akan mencoba mengusulkan penganggaran ke pusat,” urai Badaruddin.

Bupati yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Hakmur saat membuka acara secara resmi menyampaikan, semoga apa yang diharapkan dalam rembuk pendidikan dapat merumuskan kebijakan pembangunan daerah dalam bidang pendidikan.

“Kami harapkan, apa yang diusulkan pada rembuk pendidikan saat ini bisa sesuai 9 program Nawa Cita pemerintah Agus Ambo Djiwa. Dan akan menjadi program tindak lanjut program daerah, dimana pendidikan merupakan program kedua dari lima program pemerintah daerah,” harap Makmur.

Selanjutnya, kata Makmur, pemerintah daerah memiliki peranan penting, salah satunya melalui pemenuhan APBD 20 persen untuk alokasi pendidikan berdasarkan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 tahun 2003.

“Pembiayaan pendidikan tidak sampai di situ, masyarakat sebagai bagian dari Tri Pusat Pendidikan sangat kita harapkan keterlibatannya dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan. Salah satunya turut serta dalam pembiayaan pendidikan, termasuk melalui komite sekolah,” tutup Makmur. (ndi/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *