Ongkos Haji 2018 Naik 0,99 Persen

oleh -259 views

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH) untuk tahun 2018 mengalami kenaikan 0,99 persen atau Rp345.290 dibandingkan tahun lalu.

Kenaikan tersebut berdasarkan pertemuan Kementerian Agama dengan DPR RI, Senin 12 Maret lalu. Keputusan ini secara otomatis berlaku di seluruh Indonesia.

Kakanwil Kemenag Sulbar Muhdin mengatakan ada beberapa faktor yang menyebabkan pemerintah menaikan ongkos haji tahun ini.

“Namun demikian, kenaikannya tidak terlalu tinggi, calon jemaah hanya menambah Rp345.290. Jadi zona embarkasi Makassar tertinggi untuk tahun 2017 Rp39 jutaan dan tahun ini diperkirakan Rp40 juta. Sehingga ada kemungkinan jemaah menyiapkan tambahan dari sisa setoran awal Rp25 juta ditambah Rp15 juta lagi,” kata Muhdin, Selasa 13 Maret.

Ia menambahkan subsidi pemerintah terkait optimalisasi anggaran biasanya hanya sampai pada Rp20 juta. Tahun lalu Rp54 juta yang dibayar Tim Petugas Haji Daerah (TPHD), sedangkan yang dibayar regular Rp39 juta sehingga selisihnya Rp15 juta.

“Inilah subsidinya pemerintah selama uangnya tersimpan dikelola secara baik dan dikembalikan kepada jemaah,” tambahnya.

Muhdin juga menyampaikan secara keseluruhan calon jemaah haji hanya membayar sesuai rata-rata nasional sebesar Rp35.235.602, dibandingkan tahun lalu jemaah membayar sebesar Rp34.890.312.

“Kita akan sampaikan kepada calon jemaah haji bahwa ini yang harus dibayar. Yang ditanggung oleh pemerintah sesungguhnya dari rumah ke Embarkasi dan Embarkasi ke rumah,” ungkap Muhdin.

Sementara itu, adanya tambahan 10 TPHD yang akan diseleksi diantaranya pelayanan bimbingan ibadah 4 orang, pelayanan umum 4 orang, dan pelayanan kesehatan 2 orang.

“Ini juga sebenarnya menguntungkan kita untuk mengetahui biaya haji, biasanya sesudah Ramadan baru disampaikan. Jadi sekarang masyarakat sudah bisa menyiapkan dari awal, saat pelunasan juga calon jemaah harus melampirkan surat kesehatan dari Dinas Kesehatan dengan rekomendasi dari dokter,” terangnya.

Selain itu, Kabid PHU Kanwil Kemenag Sulbar M Muflih mengungkapkan pihaknya sementara fokus pada perampungan berkas para calon jemaah haji, mulai dari pasport dan administrasi lainnya.

“Setelah penetapan BPIH ini nanti hari Kamis (15 Maret, red) kita akan panggil semua Kasi Kemenag setiap kabupaten untuk menyosialisasikan. Saat ini kita sementara urus pasport, BPJS sampai kesehatan calon jemaah haji,” tandasnya. (hab/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *