Tim Salim-Marwan Dianiaya OTK, Kapolres : Ini Murni Masalah Pribadi

oleh -75 views
sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Salah satu tim pemenangan Salim-Marwan yakni Hamzah mengalami luka lebam pada bagian tubuhnya akibat dianiaya oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.
Korban penganiayaan Hamzah menceritakan kronologis kejadian terjadi pada hari Jumat 16 Maret Pagi Jam 08.00, dimana dirinya sementara membagikan kalender bagi pedagang pasar yang kemarin tidak kebagian saat pasangan Salim-Marwan melakukan kampanye dialogis diaerah Binuang.
Pada saat itu Salim-Marwan melaksanakan kampanye dialogis dimanaa warga dan pedagang pasar berteriak hidup Pak Jendral, saat suasana pasar ramai seperti itu, ada datang 4 orang ke rumah Hamzah yang kebetulan rumahnya berada ditengah-tengah pasar, setelah itu Pak Hamzah menemui 4 orang tersebut, tiba-tiba orang tersebut langsung memukul korban.
Awalnya Warga tidak ada yang berani mendekat karena pelaku menghunus badik, sesaat kemudian, adik dari korban datang dan langsung menyelamatkan korban, baru setelah itu warga masuk untuk menyelamatkan korban, pelaku langsung kabur.
Terpisah, Kapolres Polman AKBP Muhammad Rifai mengungkapkan kejadian penganiayaan yang terjadi di Binuang murni urusan pribadi yang tidak ada sangkut pautnya dengan Pilkada.
“Laporan yang masuk baru satu orang yang ditangkap dan sudah jelas bahwa ini masalah pribadi antara pelaku dan korban yang tidak ada sangkut pautnya dengan Pilkada,” tuturnya. Sabtu 17 Maret.
Rifai juga meminta agar semua elemen masyarakat menjaga proses demokrasi yang damai dan aman.
“Kita harap ini tidak dikaitkan dengan Pilkada karena pelaku maupun korban sudah menyampaikan kepada kami bahwa ini murni masalah pribadi. Jadi ini masuk dalam pidana umum,” ujar Rifai.
Pasca pemukulan penganiayaan salah satu Tim Paslon no urut 1 di desa kanang, ratusan pendukung terus berdatangan ketempat kejadian menyatakan dukungan dan empati atas kejadian tersebut.
Calon Wakil Bupati Polman nomor urut 1 Marwan mengatakan agar para simpatisan untuk selalu solid dan tidak gegabah bertindak biarkan proses hukum jalan dengan baik.
“Saat ini pelaku pemukulan atau penganiayaan sudah dalam penanganan kepolisian Polres Polman. Kepada para pendukung kami menyampaikan agar tetap tenang dan biarkan proses hukum berjalan,” kata Marwan.
Selain itu, Marwan meminta agar penegak hukum untuk mengambil tindakan tegas kepada pelaku sehingga tidak terjadi kejadian yang serupa.
“Kami juga meminta kepada aparat kepolisian agar menuntaskan persoalan dengan baik dan meminta pihak-pihak mengambil pelajaran atas kejadian ini untuk menjaga kondusifitas selama pilkada ini,” ungkap Marwan.
Marwan juga menyampaikan demokrasi di Polman harus dijaga dengan baik agar Pemilukada yang damai bisa menghasilkan hasil yang baik pula.
“Dalam demokrasi ini tidak boleh ada pihak-pihak yang dapat dengan leluasa melakukan intimidasi apalagi tekanan fisik. Kami bukan tidak mampu melakukan tindakan balasan, kita berharap saja ini tidak berbuntut panjang,” tandasnya. (hab)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *