Dua Kabupaten Dapat Jatah Pembangunan SPAM

oleh -97 views

sulbarexpress.fajar.co.id, POLMAN – Pemprov Sulbar berencana akan membangun sistem penyediaan air minum (SPAM) pada dua kabupaten yakni Majene dan Polman.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengharapkan pembangunan SPAM bisa dilaksanakan pada tahun 2019, bahkan Pemprov Sulbar siap mengalokasikan dana sebesar Rp1 miliar.

“SPAM merupakan kebutuhan yang sangat mendasar bagi masyarakat, dimana Polman memiliki limpahan air yang sangat banyak begitupun Kabupaten Majene. Tetapi untuk daerah Majene ketersediaan air baku tersebut masih sangat minim. Untuk sarana dan prasarana sangat dibutuhkan kerjasama dari pihak swasta demi memenuhi kebutuhan air di seluruh wilayah masyarakat Sulbar,” kata Gubernur.

Pembangunan SPAM tersebut akan terbagi dalam beberapa tahapan diawali dari kabupaten Polman dan Majene. Selanjutnya akan dikembangkan di Kabupaten Mamuju dan Mamuju Tengah, begitupun Pasangkayu memiliki tingkat air yang kurang bersih.

Sedangkan, Perwakilan Dirjen pengembangan SPAM Suli Melayati mengatakan pemerintah menargetkan tahun 2019 sudah mencapai 100 persen pengembangan SPAM dan tahun 2035 pemerintah berusaha menjamin ketersediaan pengelolaan kebutuhan air bersih sampai anak dan cucu generasi bangsa tetap terpenuhi.

“Kontruksi pembangunan akan dimulai tahun 2020 dikarenakan dalam perencanaan tersebut membutuhkan persiapan yang matang serta melalui beberapa koridor yang sudah menjadi ketentuan baik, dari segi lelang, peninjauan lokasi dan perencanaanya,” kata Suli pada saat pertemuan pertemuan sinkronisasi perjanjian kerja sama teknis SPAM regional di Baruga Todilaling Matakali.

Ia menambahkan meskipun Pemprov Sulbar ingin mempercepat pembangunan SPAM, namun sangat tidak mungkin dilaksanakan tahun 2019, sebab dibutuhkan perencanaan yang lebih matang.

Sementara, Plt Bupati Polman Amujib mengungkap Pemkab Polman dan Majene pada prinsipnya akan mengikuti apa yang menjadi arahan dan petunjuk yang telah disetujui Gubernur Sulbar.

Hanya saja dibutuhkan data yang kongkrit jumlah besaran anggaran yang akan digunakan. Sehingga Pemkab Polman siap menghadapi pembangunan SPAM yang akan dibuat.

“Seluruh dokumen sudah tertuang antara Pemkab Polman dan Majene, maka pihak kami akan mengikuti hasil kesepakatan hari ini,” ujarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulbar Nasaruddin menyampaikan pembahasan SPAM tersebut memang sudah beberapa kali dilakukan. Dimana pemerintah pusat merespon baik keinginan Pemprov Sulbar.

Hal tersebut memang sangat penting mengingat kebutuhan air bersih di kalangan masyarakat Sulbar masih minim.

“Terkhusus penyediaan air baku hingga 2020 sumber daya alam kita ke depan akan berjalan. Sehingga apa yang kita harapkan dalam dua tahun kedepan dapat tercapai sebagaimana mestinya,” tandasnya. (hab/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *