Isu Telur Palsu Hoax

oleh -141 views

sulbarexpress.fajar.co.id, MAJENE – Baru-baru ini, dikejutkan sejumlah kalangan masyarakat dan pedagang dengan adanya kabar burung tentang telur palsu yang beredar di pasaran.

Kabar yang menyeruak itu, membuat para pedagang dan peternakan telur merasa dirugikan. Menyikapi hal ini jajaran Polres Majene bersama Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan (Distanakbun) Majene, melakukan penyisiran ke sejumlah pedagang.

Kapolres Majene AKBP Asri Effendy usai melakukan penyisiran sejumlah pedagang telur di Pasar Sentral Majene, Selasa 20 Maret mengatakan, penyisiran yang dilakukan untuk menyikapi isu telur palsu yang kembali marak beredar di media sosial.

“Sejak bulan lalu, beredar isu masalah telur palsu di medsos, maka kami dari pihak Reserse dan Polsek Banggae langsung melakukan tindakan, dengan berkoordinasi dinas terkait untuk mengkaji hasil temuan telur di lapangan,” urai Asri Effendy.

Kata dia, Distanakbun Majene melalui bidang peternakan langsung melakukan pemeriksaan secara laboratorium, namun hasilnya sejumlah telur yang diamankan tidak terdapat telur palsu seperti yang diisukan.

“Alhamdulillah, akhir bulan kemarin sudah keluar hasil labnya, dan dinyatakan bahwa telur yang beredar adalah telur asli. Hanya saja mungkin kualitasnya ada yang bagus dan ada yang sudah menurun atau kurang bagus,” ujar Asri.

Dari hasil uji lab lanjut Asri, sudah menjelaskan secara teknis bahwa isu telur palsu yang beredar di sosial media tidak benar atau hoax.”Saya minta kepada masyarakat untuk tetap tenang karena isunya tidak benar,” tandas Kapolres.

Senada dituturkan Kabid Peternakan Distanakbun Majene Muhammad Syafei. Ia menuturkan, setelah mendapat release dari Polres Majene terkait isu peredaran telur palsu, pihaknya langsung mengirim sampel ke laboratorium makanan dan Keswan Sulsel.

“Hasil dari anatomi, bahwa telur itu asli. Perlu kami sampaikan bahwa telur itu ada tiga. Yang pertama ada cangkang, ada selaput serta albumin. Itu adalah anatomi dari telur,” urai Syafei.

Syafei berharap, agar masyarakat tidak resah dengan adanya isu telur palsu dan tetap mengonsumsi telur seperti biasa.”Telur yang beredar saat ini adalah telur hasil produk biologis yang tidak bisa dipalsukan,” pungkas Syafei. (hfd/smd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *