Selamat Jalan Sang Patriot Kemanusiaan

oleh -107 views

Ratusan pasang mata sembab mengiringi langkahnya ke pembaringan akhir. Sosok patriot sejati, sang penolong di tengah musibah bencana alam demi kemanusiaan itu akhirnya berpulang.

Catatan: Iqbal Tabah

Aipda Nurman, personel Satlantas Polres Mamuju, suami dari Sri Handayani yang memiliki tiga anak, Muhammad Aksa, Muhammad Khaerul dan Muhammad Prawira Satria akhirnya gugur usai dirawat intensif selama tiga hari. Ia tertimpa tembok salah satu showroom mobil di Mamuju saat membantu korban bencana banjir pada Kamis, 21 Maret lalu.

Nurman merupakan sosok yang murah senyum berkepribadian santun dan disiplin di mata teman sejawatnya. Ia juga merupakan panutan bagi jajaran Personel Satlantas Mamuju yang selalu mengedepankan kepentingan umum di tengah kepentingan pribadi.

Kasatlantas Polres Mamuju AKP Suhartono menuturkan bahwa ia sempat kaget akan kabar wafatnya salah satu personel terbaiknya itu. Menurutnya sebelum wafat, Nurman menunggu dirinya kembali yang saat itu sedang melaksanakan pendidikan di Jakarta, untuk melaksanakan akikah anak bungsunya

“Nurman merupakan personel saya yang sangat disiplin, selalu paling cepat datang ketika apel dan melakukan PAM Salat Jumat sebelum saya perintahkan ia sudah sedia di sana bertugas. Waktu kejadian saya sedang pendidikan di Jakarta, rencananya ketika saya kembali kita bersama-sama melaksanakan acara akikahan anak bungsunya, tapi Tuhan berkata lain, Pak Nurman harus berpulang ke haribaan yang kuasa,” kata Suhartono.

Nurman sebelumnya, yang kala itu sekitar jam 7.00 Kamis 22 Maret pagi, sedang membantu warga di BTN Muthmainnah yang mengalami musibah banjir, namun tiba-tiba saja tembok pembatas milik showroom PT. Hadji Kalla menimpanya. Hal itu dikarenakan arus sungai Karema yang meluap dan menyebabkan banjir bandang.

Ia sempat diselamatkan warga dari reruntuhan tembok yang menimpanya. Personel Satlantas Polres Mamuju tersebut sempat menunggu sekitar satu jam sebelum teman-temannya yang lain mengevakuasi dari rumah warga untuk kemudian dibawa menuju RS Mitra Manakarra untuk dirawat secara intensif.

Tak kunjung sadar, akhirnya Aipda Nurman pun dirujuk ke RS Wahidin Makassar untuk dilakukan perawatan lebih intensif. Namun takdir Tuhan tak dapat ditolak, tepat pukul 05.50 Wita, Sabtu 24 Maret. Aipda Nurman menghembuskan nafas terakhir.

Jenazahnya segera dibawa dengan menggunakan pesawat Wings Air pada pukul 12.07 dan sampai di Mamuju 13.25. Kemudian diantar ke rumah duka 14.27 Wita untuk dikebumikan di pekuburan Islam Karema.

Hadir dalam upacara kematian khas Polri, Kapolres Mamuju AKBP Muhammad Rivai Arvan. Ia mengaku sangat kehilangan. Utamanya bagi Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mamuju. 18 tahun masa pengabdiannya lebih banyak tergabung di Satlantas. Bahkan nyaris semua personel yang pernah bergabung di Satlantas mengenal.

“Dia sangat dikenal di satuannya, karena almarhum adalah sosok yang ramah, mudah senyum dan berbaur. Ini yang menjadikan kami sangat kehilangan, khususnya Satlantas,” sebut AKBP Arvan.

AKBP Arvan membeberkan dari hasil pemeriksaan di RS Wahidin Makassar, diketahui jika almarhum menderita luka di batang otak. Luka itu berdampak buruk pada sensor tubuh yang menyebabkannya meninggal dunia.

“Luka di batang otak itu disebabkan oleh benturan,” tandasnya.

Mengenai apresiasi dari Polri atas jasa Aipda Nurman, AKBP Rivai Arvan mengaku akan mengusulkan kenaikan pangkat ke Mabes Polri bagi Aipda Nurman menjadi Aiptu Anumerta.

Rencananya, hari ini, Senin 26 Maret, usulan kenaikan pangkat tersebut diserahkan untuk dinilai. Polres Mamuju berharap upaya itu bisa terlaksana sebagai penghargaan kepada almarhum.

“Yang menilai itu Mabes. Tapi kami upayakan naik, karena almarhum meninggal saat menolong korban banjir,” jelasnya.

AKBP Arvan mengaku, keluarga almarhum akan mendapat bantuan dari kepolisian. Ada asuransi, bantuan Polri dan BPJS-nya. Olehnya ia meminta pihak keluarga tidak perlu khawatir. Polres Mamuju akan berupaya untuk memberikan bantuan. (*/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *