DPRD Ingin Penyaluran Bantuan Lebih Baik

oleh -97 views

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU — Ketua DPRD Mamuju St Suraidah Suhardi berkunjung bersama anggota Komisi I DPRD Mamuju Hapisa Ayyub ke posko bencana yang terletak di jalan AP Pettarani Kelurahan Binanga Mamuju, Senin 26 Maret.

Dalam lawatannya tersebut, Siti Suraidah turut menyalurkan bantuan berupa bahan makanan, air mineral, serta kebutuhan sehari-hari seperti pempers, pembalut perempuan, sabun, shampo dan peralatan mandi.

Bantuan tersebut dititipkan ke Posko bencana di Gedung PKK untuk kemudian disalurkan ke kantong-kantong pengungsian yang saat ini berada di Simbuang dan Mapolres Mamuju.

“Kami harap bantuan ini dapat membantu masyarakat kita yang tertimpa musibah, kami juga berharap agar BPBD dapat lebih baik lagi dalam menyalurkan bantuan yang dikumpulkan,” ungkapnya.

Posko bencana di gedung PKK tersebut sebelumnya ditempati oleh para pengungsi, namun para pengungsi memilih untuk kembali menempati Mapolres Mamuju. Sehingga posko bencana di gedung PKK dialih fungaikan menjadi dapur umum induk yang akan menyalurkan makanan kepada para korban banjir.

“Kemarin mungkin ada kesalah pahaman, akan tetapi memang sebaiknya dapur umum itu tidak terlalu berdekatan dengan para pengungsi agar lebih tertata penyaluran makanan para pengungsi yang menjadi korban banjir,” ungkapnya.

Kepala BPBD Mamuju Hamdan Malik mengungkapkan pihaknya akan bekerja maksimal dalam menyalurkan bantuan untuk para korban pengungsian. Dengan berpisahnya dapur umum dan para pengungsi diharap bisa lebih baik dalam melayani para pengungsi.

“Dapur umum memang lebih baik jika pisah dengan para pengungsi agar penyalurannya lebih tertib. Selain itu juga menumpuknya bantuan turut mempersempit ruang gerak para pengungsi yang mencapai 216 jiwa sehingga perlu memang tempat yang terpisah,” ungkap Hamdan.

Lanjut dikatakan Ketua DPRD, bahwa mengenai keluhan-keluhan masyarakat terkait penyaluran bantuan, pihak DPRD bakal mengevaluasi kekurangan-kekurangan apa saja yang dialami sehingga kedepan Mamuju bisa lebih siap lagi dalam menghadapi hal seperti ini.

“Kami di DPRD akan mengevaluasi dengan memanggil OPD terkait untuk mendengarkan apa saja kendala yang ditemui sehingga kita bisa mencari solusi dari kendala tersebut untuk persiapan kita dimasa mendatang ketika terjadi hal serupa seperti ini,” ungkap Suraidah.

Mengenai waktu evaluasi tersebut, Suraidah menuturkan bahwa hal tersebut setelah kondisi masyarakat yang terkena musibah sudah membaik.

“Nanti kalau sudah agak senggang, karena saat ini kita masih sibuk membenahi dan membantu warga yang terkena musibah,” tandasnya. (bal/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *