Sepekan Musibah Banjir, Pemkab Bakal Setop Bantuan

oleh -127 views

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Pemkab Mamuju berencana menyetop layanan bantuan bagi korban banjir, pada Rabu 28 Maret

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Mamuju Basit mengatakan, penyetopan ini meliputi posko penampungan, penyaluran logistik dan layanan kesehatan yang diberikan Dinsos dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju.

“Untuk malam ini kami masih melayani. Baik dari segi makanan dan layanan lain. Besok pagi baru disetop. Jadi korban kembali ke rumah,” ujar Basit, Selasa 27 Maret.

Meski disetop, Basit tak melarang pihak lain yang ingin memberikan bantuan. Sebab penyetopan ini hanya berlaku bagi pemerintah kabupaten. Dia juga belum bisa memastikan apakah masa berakhir layanan itu akan diperpanjang atau tidak.

“Instruksi dari pak Bupati satu pekan, artinya berakhir besok. Perpanjangannya kami hanya menunggu instruksi. Tapi bagi pihak lain yang ingin membantu dipersilakan,” jelasnya.

Kepala BPBD Mamuju, Hamdhan Malik mengatakan, hingga kemarin masih melakukan peninjauan terhadap rumah korban rusak. Namun mengenai bantuan Hamdhan enggan berkomentar lebih jauh. Apakah rumah tersebut akan direnovasi atau dibangun ulang.

“Saya belum tahu karena itu kewenangan pimpinan. Tapi kita masih cek lokasi, nanti kita rapat lagi,” pungkas Hamdhan.

Ketua DPRD Mamuju, Siti Suraidah Suhardi menilai, penyaluran bantuan bagi korban selama sepekan itu sudah memungkinkan bagi warga untuk kembali ke rutinitas mereka.

“Inikan sudah beberapa hari, kita anggap sudah bisa dilepaskan. Warga kembali ke rumah dan melanjutkan aktivitasnya. Bagi korban yang rumahnya rusak, yah dibenahi,” jelasnya.

Suraidah belum bisa memastikan, apakah Pemkab Mamuju akan membenahi rumah korban yang rusak. Tapi ia menggadang-gadang, bantuan dari Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Puan Maharani, senilai Rp 250 juta itu mengakomodir pembenahan rumah.

“Tadi kan ada bantuan bagi warga, mungkin dari angaran itu bisa membantu kebutuhan warga, termasuk rumahnya,” tandas Suraidah. (bal/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *