Tiga Ahli Waris Terima Santunan Asuransi

oleh -215 views

sulbarexpress.fajar.co.id, MAJENE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene, kembali menyerahkan santunan klaim asuransi nelayan dari Jasa Indonesia (Jasindo), kepada tiga orang ahli waris, di lapangan Upacara Kantor bupati, Senin 2 April.

B0esaran asuransi nelayan yang diberikan kepada 2 ahli waris sebanyak Rp400 juta, sedangkan 1 senilai Rp40 juta.

“Dari dua ahli waris ini, suaminya terkena musibah dan meninggal di laut dan 1 orang ahli waris suaminya meninggal di darat,” ujar Budi Sulistyo Kepala DKP Majene saat mendampingi Bupati Majene pada penyerahan santunan.

Tiga ahli waris penerima santunan, yakni Almarhum Jawahir dengan ahli waris Sahara warga Dusun Karema Desa Tammero’do Kecamatan Tammero’do, sebesar Rp200 juta, Almarhum Darsono dengan ahli waris Multani warga Dusun Kawero Desa Bababulo Kecamatan Pamboang, senilai Rp200 juta dan Almarhum Arifin dengan ahli waris Juaria warga Lingkungan Tamo Kelurahan Baurung Kecamatan Banggae Timur, sebesar Rp40 juta.

Bupati Majene Fahmi Massiara mengungkapkan, bantuan premi asuransi nelayan, untuk memberi perlindungan dan kelangsungan hidup keluarga atas resiko yang dialami individu nelayan.

“Bantuan premi asuransi bagi nelayan ini, terselenggara atas Program Kementerian Kelautan dan Perikanan bekerjasama dengan Pemkab Majene, melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Majene dengan PT. Asuransi Jasindo Persero.

“Sesuai data DKP Majene, jumlah nelayan yang telah menjadi peserta asuransi di Majene, mulai 2016 sebanyak 1.107 orang nelayan, kemudian pada 2017 tercatat sebanyak 5.655 nelayan,” rinci Fahmi.

Fahmi juga menjelaskan, hingga kini jumlah klaim meninggal Dunia, yang telah dibayarkan sebanyak 13 orang nelayan dengan nilai total klaim sebesar Rp1.764.882.565.”Masih terdapat orang klaim sedang dalam proses administrasi untuk mendapatkan asuransi serupa,” terang Fahmi.

Fahmi berpesan, untuk para nelayan yang belum terdaftar, agar segera melakukan pengurusan. Sebab program ini sangat penting dan bermanfaat bagi para nelayan.

“Saya berharap semoga santunan klaim yang kita berikan, dapat bermanfaat bagi keluarga. Terkhusus bagi keberlangsungan pendidikan anak-anak korban,” pungkasnya. (hfd/smd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *