Tuntut Kejelasan Dana Bansos Pasca Banjir, PMII Bersama Korban Datangi Kantor Bupati

oleh -19 views

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju bersama masyarakat menggelar aksi demonstrasi di kantor Bupati Mamuju, Senin 2 April.

Dalam tuntutannya, massa aksi mempertanyakan kejelasan dana pemberian Menko PMK, Puan Maharani senilai Rp250 juta yang diperuntukkan sebagai dana rehab dan rekonstruksi bangunan masyarakat.

Koordinator Aksi Irwan Ade Saputra mengungkapkan bahwa hingga saat ini anggaran yang sekiranya dapat membantu perbaikan rumah warga tersebut belum juga diterima oleh warga korban bencana.

“Dikemanakan anggaran yang berikan oleh Puan Maharani sepekan lalu, masyarakat sudah tidak dapat lagi menunggu ingin segera memperbaiki rumahnya agar dapat dihuni kembali,” ungkap Ade dalam orasinya.

Massa aksi tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Mamuju Irwan SP Pababari. Dalam keterangannya di depan demonstran, Irwan menyebut bahwa anggaran atau dana yang dipertanyakan oleh para mahasiswa dan masyarakat korban banjir diperuntukan untuk penguatan posko.

“Jadi dana dari ibu Puan Maharani kemarin telah kami koordinasikan dan diperuntukkan sebagai dana penguatan posko pengungsian. Jadi dana tersebut bukan untuk dibagikan kepada bapak-bapak sekalian para korban pengungsi, namun sebagai dana penguatan posko pengungsi dan selanjutnya kami akan mendistribusikan untuk perbaikan rumah,” tegas Irwan.

Sementara itu, Kepala BPBD Mamuju, Hamdan Malik mengungkapkan bahwa pihaknya hingga kini belum menerima anggaran Rp250 juta yang diberikan oleh Puan Maharani tersebut.

“Anggaran sebesar Rp 250 juta tersebut belum cair dan belum diterima oleh BPBD,” tandas Hamdan.

Sementara itu, Kepala Dinsos Mamuju, Basit mengungkapkan bahwa pihaknya sampai saat ini masih menghitung kerugian dan material untuk selanjutnya dilakukan perbaikan rumah-rumah warga.

“Kita sudah punya data, datanya sudah lengkap, sisa kita hitung kerugian material untuk kemudian kita bantu perbaikannya,” urai Basit. (bal/sol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *