Musibah Kebakaran Kembali Hantam Dua Rumah, BNI Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah

oleh -17 views

sulbarexpress.fajar.co.id, POLEWALI – Musibah kebakaran kembali menghanguskan dua rumah warga di Polman yang terletak di Desa Batetangnga Kecamatan Binuang, kali ini menimpa keluarga Amran (60 tahun) dan Abduh (52 tahun), kebakaran diduga karena adanya korsleting arus listrik, Senin 9 April.

Camat Binuang Budiaty Bestari mengatakan atas peristiwa ini pemerintah setempat sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan segera akan ditindak lanjuti dengan mengirim bantuan kebutuhan pokok.

“Yang paling mendasar bantuan sandang pangan. Kita sudah melaporkan ke pak Bupati, dan tadi Dinsos, sudah menyerahkan bantuan peralatan memasak dan selimut kemudian disusul BNI dengan peralatan sekolah bagi anak korban kebakaran,” kata Budiaty.

Ia menambahkan pihaknya sangat berterima kasih atas datangnya bantuan dari berbagai pihak karena memang masyarakat yang terkena musibah kebakaran ini sangat membutuhkan bantuan.

“Ada dua rumah ludes terbakar, memang kita akui Kecamatan Binuang sendiri belum ada armada Damkar,” tambahnya.

Kepala Desa Batetangnga Said menuturkan rumah semi permanen warga korban kebakaran memiliki usaha menjahit dan satunya jualan barang campuran, lalu setelah terbakar rata dengan tanah tidak ada lagi barang yang berhasil diselamatkan bahkan ada keluarga korban yang cuma pakai sarung keluar rumah.

“Kerugian ditaksir ratusan juta rupiah, kami membuka jalur koordinasi agar bisa memperoleh sumbangan untuk membantu para korban,” ungkap Said.

Sementara itu, Kepala Cabang BNI Polewali Friedson WNK mengungkapkan kehadirannya memantau dan memberi bantuan bagi anak-anak korban kebakaran lantaran ingin menghadirkan keceriaan di wajah tiga siswa korban kebakaran tersebut supaya semangat belajarnya tidak goyah atas musibah tersebut.

“Setelah melihat dan menerima bantuan tersebut, besar harap kami anak-anak ini dapat kembali bersekolah dan tetap semangat untuk belajar meski musibah menimpa mereka,” terangnya.

Menurutnya, setelah mendapat kabar bahwa korban kebakaran mempunyai anak yang masih duduk dibangku sekolah dasar sehingga pihaknya berinisiatif membantu peralatan sekolah berupa alat tulis, tas dan buku sekolah.

“Besar harapan kami adik adik korban kebakaran ini bisa tetap bersekolah kembali,” ujar Friedson.

Sedangkan, Kepala Sekolah SDN 012 Desa Batetangnga Rais menjelaskan sekolah yang dipimpinnya adalah tempat dimana ketiga siswa korban kebakaran ini menempuh pendidikan, ia pun mengapresiasi adanya kepedulian dari sejumlah pihak yang ingin membantu dengan tulus ikhlas.

“Alhamdulillah memang anak ini layak menerima bantuan karena melihat segala bentuk realitas dan kondisi keluarga, kami menunggu bantuan lagi kebetulan ada relasi di PT.Bosowa semen,” tandasnya.

Ketiga siswa SDN 012 Kanang yang terkena musibah kebakaran yakni Nadia kelas VI B, Eka kelas VI A kemudian Napisa kelas IV B. Sekedar diketahui juga kebakaran terjadi pada Senin malam sekitar Pukul 22.30. Wita.(ali/hab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *