Pendaftaran Calon DPD RI Ditutup, KPU Lakukan Verifikasi Administrasi dan Faktual

oleh -95 views

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Proses pendaftaran bakal calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPD) RI telah resmi ditutup oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulbar, Kamis 26 April, pukul 24.00 Wita.

Dari data yang dimiliki KPU Sulbar sebanyak 45 bakal calon anggota DPD RI yang mendaftar dalam Sistem Informasi Perseorangan Peserta Pemilu (SIPPP). Namun sebanyak 35 balon yang memasukkan berkas dan dinyatakan diterima, sementara 2 orang yang ditolak serta 4 orang yang tidak memasukkan berkas.

Komisioner KPU Sulbar Adi Arwan Alimin mengatakan proses pendaftaran bagi bakal calon anggota DPD RI berjalan dengan baik. Meskipun masih ada bakal calon yang tidak melakukan pendaftaran ulang sampai waktu yang sudah ditentukan.

“Setelah syarat dukungan selesai diserahkan maka selanjutnya KPU akan melakukan verifikasi administrasi,” kata Adi.

Ia menambahkan dalam proses verifikasi administrasi yang akan dilakukan KPU Sulbar, pihaknya akan mencocokan data KTP yang dimasukan oleh semua Balon DPD RI. Jika ditemukan ada kesamaan dukungan sesama balon pihaknya akan melakukan perbaikan.

“Kita juga akan melakukan verifikasi faktual dengan mendatangi masyarakat yang memberikan dukungan. Ini kita lakukan selama beberapa hari dan disitu akan dilihat KTP dukungan yang dimasukan balon itu betul-betul adanya,” tambahnya.

Ketua Bawaslu Sulbar Sulfan Sulo mengungkapkan pengawasan yang dilakukan Bawaslu selama proses pendaftaran dan pemasukan berkas syarat dukungan berjalan sesuai mekanisme yang ada.

“Kita melihat bagus-bagus saja, kita melihat semuanya mengikuti prosedur baik itu kecepatan waktu dan persyaratannya juga standar semua calon,” ungkap Sulfan.

Sulfan juga menyampaikan Bawaslu Sulbar akan selalu mengawasi proses tahapan yang dilakukan KPU Sulbar sampai pada pemilihan yang akan dilaksanakan tahun 2019 mendatang.

“Kita akan menunggu bagaimana proses verifikasi administrasi serta ditetapkan berapa orang yang dinyatakan lulus dan selanjutnya kita akan sama-sama pengawas proses selanjutnya,” ujar Sulfan.

Sementara itu, lanjut Sulfan, kerja sama semua pihak dalam menjalankan tugasnya masing-masing diharapkan saling bersinergi demi menciptakan demokrasi yang bersih dan jujur.

“Saya harap prosesnya tidak ditemukan pelanggaran yang ditemukan Bawaslu sampai pada pemilihan,” tandasnya. (hab/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *