Inflasi Selama Ramadan Diprediksi Menguat – Sulbar Express
Mamuju

Inflasi Selama Ramadan Diprediksi Menguat

Infografis

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulbar memperkirakan akan terjadi penguatan inflasi selama bulan Ramadan. Jika dilihat dalam kalender, laju inflasi diprediksi terjadi pada bulan Mei hingga Juni.

Meski demikian, menurut Kepala BPS Sulbar Suntono, inflasi selama Ramadan proyeksinya masih dalam batas kewajaran. Dengan catatan, pemerintah dan semua stakeholder bekerja keras menekan laju inflasi.

“Intinya kalau pemerintah bisa menyediakan semua kebutuhan selama Ramadan, maka inflasi bisa dikendalikan. Sangat jarang terjadi deflasi pada bulan Ramadan hingga menjelang lebaran, karena kebutuhan masyarakat meningkat pada saat itu,” terang Suntono.

Selain itu, sambung Suntono, dari pengalaman beberapa tahun terakhir, bulan Ramadan hingga Idul Fitri memberikan dampak pada kenaikan inflasi. Ini dapat dilihat dalam data inflasi bulan Juni tahun-tahun sebelumnya.

“Jelas angkanya, inflasi pada bulan Juni tahun lalu menguat. Itu karena ada pengaruhnya terhadap Ramadan, tapi penguatanya tidak terlalu signifikan, masih batas wajar,” imbuhnya.

Semantara itu, pada bulan April 2018, BPS Sulbar mencatat angka inflasi kota Mamuju sebesar 0,24 persen. Jika dibandingkan bulan lalu, terjadi kenaikan hingga angka 0,77 persen (lihat grafis).

Inflasi di Mamuju pada April 2018 terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh peningkatan indeks harga pada semua kelompok pengeluaran yaitu kelompok bahan makanan inflasi 0,61 persen; kelompok makanan jadi, munuman, rokok dan tembakau inflasi 0,10 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar inflasi 0,13 persen.

“Kemudian kelompok sandang inflasi 0,16 persen; kelompok kesehatan inflasi 0,12 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga inflasi 0,01 persen dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan inflasi 0,12 persen,” urai Suntono.

 

Kerja Keras

Potensi inflasi selama Ramadan hingga Idul Fitri mendapat perhatian keras dari Pemprov Sulbar. Pemerintah bahkan sudah menyiapkan sejumlah langkah untuk menekan laju inflasi.

Salah satu persiapan yang dilakukan adalah dengan memastikan semua stok barang dalam jumlah yang cukup.

Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Pengaman Pasar Sutriono Edi mengatakan sampai saat ini harga barang di pasar masih stabil. Selain itu, ia juga optimis selama Ramadan harga masih bisa dikontrol.

“Kita sudah melakukan peninjauan langsung stok pangan yang dimiliki Bulog cukup aman sampai tiga bulan kedepan. Kita juga mendatangi pasar maupun minimarket, harganya juga sudah sesuai yang diterapkan pemerintah, bahkan ada harga yang cenderung turun seperti telur, bawang merah, bawang putih dan cabe,” kata Sutriono.

Ia menambahkan dengan tinjauan yang dilakukan dirinya meyakini pada bulan Ramadan nanti sampai lebaran harga bisa dikendalikan dan relatif stabil. Sehingga pemerintah sudah siap menghadapi Ramadan sampai lebaran.

“Jadi ini akan aman sampai tiga bulan kedepan. Masyarakat tidak perlu khawatir kenaikan harga kebutuhan pokok pada bulan Ramadan sampai lebaran,” tambahnya.

Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeni Anwar mengungkapkan stok pangan dua sampai tiga bulan kedepan aman bukan menjadi alasan untuk berdiam diri. Sehingga pihaknya akan tetap melakukan pengecekan setiap saat di lapangan.

“Kita akan tetap awasi dan menjaga stabilitas harga maupun barang yang kita miliki. Kami akan senantiasa berkoordinasi TPID maupun dinas terkait dengan melakukan beberapa program untuk mengendalikan harga seperti melakukan pasar murah,” ungkap Enny.

Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Sulbar Amir Maricar menyampaikan pihaknya akan selalu meninjau ke pasar untuk memastikan harga komoditas tetap stabil pada bulan Ramadan.

“Kita akan menanggulangi kebutuhan masyarakat menjelang lebaran dengan melakukan pasar murah, dimana kita akan melibatkan semua elemen termasuk para pedagang. Namun kita juga tetap memperhatikan para pedagang agar tidak mengalami kerugian,” terangnya. (hab/sol)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top