Tempuh Jalan Pintas, Pasangan Pengantin Seberangi Sungai Menuju Pelaminan

oleh -20 views

sulbarexpress.fajar.co.id, POLEWALI – Sekali layar terkembang pantang biduk surut ke pantai. Seperti itulah kata pepatah yang menggambarkan kisah nyata acara pernikahan penuh perjuangan nan mengharukan pasangan pengantin baru di perbatasan Kabupaten Polman dan Pinrang, Sulsel.

Hasman (33 tahun) si putra Amola Kecamatan Binuang, Polman bersama kekasih idaman hatinya Jumria (30 tahun) si bunga desa asal Dusun Kandoka Desa Betteng Paremba Kecamatan Lembang, Pinrang.

Kisah mereka menjadi haru lantaran tak ada jembatan penghubung pasangan pengantin yang sudah dilanda keinginan mengebu untuk menikah ini dibonceng motor kemudian berjalan kaki dan digendong menyeberangi sungai dengan menggunakan busana pengantin adat khas suku Bugis demi menjangkau tempat pesta. Hal ini dilakukan untuk mencari jalan pintas dan demi efisiensi biaya transport.

Perkenalan dua sejoli ini juga secara tak sengaja, berawal saat Hasman bertandang ke rumah Bobbi yang tak lain merupakan adik kandung Jumria. Saat itulah benih-benih cinta diantara mereka berdua tumbuh bersemi.

Tak terasa dua tahun mereka menjalani kisah kasih asmaranya, Hasman pun mulai berpikir meminang Jumria. Bahkan semua cara ia jalani agar cepat bisa melaksanakan sunah rasul yang satu ini.

Akhirnya Hasman nekat merantau ke Negeri Jiran Malaysia bekerja sebagai tukang kayu demi menggenapi uang panaiknya. Dua tahun berselang di perantauan, akhirnya Hasman kembali ke kampung halamannya.

Tak ingin berlama-lama, tiga bulan kemudian, Hasman memutuskan melamar Jumria di hadapan orang tuanya dan pada hari Selasa tanggal 2 Mei 2018 tepat pada hari pendidikan nasional Hasman dan Jumria resmi menjadi pasangan suami istri yang sah.

“Kita sengaja cari jalan pintas menyeberang sungai untuk menghemat biaya transport,” ungkap Hasman. (ali/hab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *