Tekan Pengangguran, Matos-Matahari Utamakan Pekerja Lokal

oleh -102 views

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Kehadiran Maleo Town Squere (Matos) Mamuju bukan hanya memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi Sulbar. Akan tetapi akan berdampak pada penurunan angka pengangguran.

Hal ini menjadi komitmen manajemen Matos maupun Matahari untuk lebih mengutamakan pekerja lokal, setelah Matos mulai beroperasi dengan menggelar Trial Opening, Rabu 9 Mei.

Corporate Secretary dan Legal Director Matahari Miranti Hadisusilo mengatakan Matahari Departemen Store Tbk, menyerap lebih dari 200 tenaga kerja. 95 persen tenaga kerja lokal. Khusus Mamuju sebanyak 75 persen.

“Bukan hanya itu hari ini (Rabu 9 Mei, red) kita juga memberikan donasi kepada tiga panti asuahan yang ada di Mamuju. Kita juga akan memberikan pelayanan terbaik kepada para pengunjung Matahari,” kata Miranti.

Ia menambahkan berbagai promosi diskon yang dilakukan Matahari dalam beberapa hari kedepan, sehingga dirahapkan masyarakat Sulbar tidak menyia-nyiakan kesempatan ini.

“Kita ada beberapa diskon mulai 30 persen sampai 50 persen. Kita juga ada by one get one dan berbagai hal lainnya diskon yang kita berikan para pengunjung Matahari yang melakukan belanja,” tambahnya.

Sedangkan, Direktur Matos Veronica Wijaya mengungkapkan selama beroperasi Matos dengan jumlah penduduk Sulbar yang kurang lebih 1.500.000 orang, sedangkan Mamuju 300.000 orang pihaknya menargetkan 10 persen pengunjung untuk masyarakat Mamuju.

“Kita target pengunjung Matos setiap hari kurang lebih 4.000 sampai 5.000 orang. Ini juga akan menopang jika store bertambah maka pengunjung juga akan bertambah,” ungkap Veronica.

Veronica juga menyampaikan piahknya lebih memberdayakan para pekerja lokal, bahkan bukan hanya itu tenant-tenant yang disediakan Matos juga diberuntukan untuk UMKM lokal.

“Semua perizinan kita sudah kantongi baik itu pengolalan limbahnya kita kerjasama dengan pihak ketiga. Kita juga memberdayakan UMKM lokal sampai kita pembelian barang untuk ikan dan sayuran dilakukan di pasar tradisional dengan catatan higenis dan sesuai prosedur,” terangnya.

Sementara itu, lanjut Veronica Matos Mamuju akan dilaunching dengan besar-besaran bersamaan dengan perayaan ulang tahun KMP nantinya.

“Secara bertahap kita operasikan Matos dan puncaknya nanti bersamaan dengan ulang tahun KMP,” tandasnya. (hab/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *