Debat Publik Pilkada Polman Jilid III, Husain Syam: Ada Paslon Tak Tepat Jawabnya

oleh -83 views

sulbarexpress.fajar.co.id, POLEWALI – Debat publik pilkada Polman kembali digelar ditempat yang sama di gedung Gadis, Polewali, menghadirkan paslon nomor urut 1 Salim S Mengga-Marwan Mawardi dan paslon nomor urut 2 Andi Ibrahim Masdar-HM Natsir Rahmat, sekaligus merupakan debat publik penutup yang diselenggarakan KPU Polman, Selasa 19 Juni.

Debat publik pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Polman 2019-2024 ini dipandu oleh moderator DR. Yundini Husni Jamaluddin Dosen PTIK dengan tim panelis (penyusun pertanyaan) yakni Prof. DR. Ahmad. M. Sewang (Guru Besar UIN Alauddin Makassar), Prof. DR. Husain Syam (Rektor UNM), Prof. DR. Gufran (Wakil Rektor UNM), DR. Syamsuddin Muchtar (Dosen Unhas), DR. Haerul Anam (Dosen Untad).

Debat publik ini memang menarik perhatian hadirin lantaran paslon saling melontarkan pertanyaan capaian prestasi masing masing, Namun, Ketua Tim Panelis Husain Syam menilai tidak semua paslon memberi jawaban yang tepat berdasarkan keinginan panelis sehingga seakan memberi argumentasi dangkal tidak sesuai keinginan jawaban dan pertanyaan.

“Tapi secara umum sudah bagus karena mampu memberi argumentasi walaupun kajiannya dangkal tidak sesuai keinginan jawaban dan pertanyaan,” ujarnya saat ditemui usai acara debat publik.

Menurut Husain, pertanyaan yang dibuat tim panelis telah dirancang secara berkualitas untuk dapat memancing para paslon mengeksplore kemampuan supaya masyarakat bisa menilai secara baik dalam menentukan pilihan calon pemimpinnya.

“Semua bisa dengar tadi seperti apa materinya dan berkali-kali kita berdiskusi alot di hotel Clarion Makassar dan melahirkan putusan bahan pertanyaan bagaimana mencoba memancing para paslon mengeksplore kemampuannya,” ungkapnya.

Ia berharap debat publik yang telah berlangsung tiga kali ini cukup memuaskan kepada seluruh hadirin dan pemirsa di rumah karena semua rancangan pertanyaan yang di muat bisa tersampaikan dengan baik dalam suasana kondusif.

“Debat publik ini sudah bisa memberi gambaran bagi masyarakat Polman dalam menentukan paslon mana yang tepat,” jelas Husain Syam.

Lebih lanjut, Husain menuturkan sesuai dengan tema yang diusung KPU meski tidak secara komprehensif semua orang bisa menilai mana paslon yang sudah tepat jawabnya yang bisa diyakini dan diukur kapasitasnya.

“Luar biasa tadi, semua orang bisa paham mana paslon yang berkualitas memiliki potensi dan kemampuan membawa Polman ke arah yang lebih baik kedepan,” kata Husain.

Ketika ditanya paslon mana yang salah jawab, Husain Syam menegaskan bahwa sebagai panelis dirinya tidak bisa memberikan bocoran dan harus netral.

“Saya ini panelis harus posisi netral, yang pasti semua bisa lihat sendiri semua pertanyaan yang kita suguhkan berkualitas. Tapi pada dasarnya semua menunjukkan kemampuannya jika mereka itu putra daerah terbaik,” tutur Husain. (ali/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *