DPS Sulbar Capai Angka 861.217, 66.228 Wajib Pilih Belum Rekaman e-KTP

oleh -94 views

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulbar menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) pemilihan umum tahun 2019 sebanyak 861.217.

Penetapan DPS dilakukan melalui rapat pleno terbuka yang digelar oleh KPU Sulbar dihadiri Bawaslu Sulbar, perwakilan parpol dan tamu undangan lainnya di d’Maleo Hotel & Convention Mamuju, Rabu 20 Juni.

Ketua KPU Sulbar Rustang mengatakan ada beberapa pemilih belum melakukan perekaman, diberikan waktu paling lambat Januari sudah selesai semua. Dimana ada 66.228 yang belum melakukan perekaman.

“Untuk perekaman e-KTP masih bisa dilakukan dihari H pemilihan,” kata Rustang.

Ia menambahkan meskipun dalam penetapan DPS ada permasalahan yang terjadi di Mateng, namun pihaknya sudah mengantisipasi untuk memperbaiki data yang ada di Mateng.

“Ini dari hasil konsultasi dari KPU RI dimana kekeliruan itu kita perbaiki. Dimana diberikan waktu selama 14 hari setelah diumumkan tadi ini,” tambahnya.

Rustang juga berpesan kepada semua KPU kabupaten untuk selalu bekerja sesuai melanisme dan aturan yang ada, sehingga tidak terdapat kekeliruan dalam penetapan DPS.

“Kita juga berharap setiap KPU bekerja secara prosfesional sehingga meminimalisir kekeliruan yang terjadi,” ungkap Rustang.

Sedangkan, Kadis Dukcapil Sulbar Ilham Burahima mengungkapkan pihaknya akan melakukan beberapa langkah-langkah untuk masyarakat yang belum melakukan perekaman.

Sedangkan, Kadis Discapil Sulbar Ilham Burahima mengungkapkan pihaknya akan melakukan beberapa langkah-langkah untuk masyarakat yang belum melakukan perekaman e-KTP.

“Kami akan memanggil semua kadis Discapil kabupaten untuk membahas data potensi wajib memilih yang belum melakukan perekaman. Kami juga akan menyampaikan hal ini ke pak Gubernur untuk mengambil satu kebijakan bagaimana melakukan percepatan program e-KTP, kalau kendalanya alat peralatan, akan kita usahakan mencarikan solusinya,” kata Ilham.

“Begitupun daerah terpencil kita akan menjemput bola untuk mendapat dan membantu masyarakat yang belum memiliki e-KTP. Ini juga diharapkan bantuan dari DPRD Sulbar agar mempercepat ketika ada kebijakan pengalihan anggaran untuk pengadaan peralatan pembuatan e-KTP,” tandasnya. (hab/sol)

 



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *