10.752 Potensial Pemilih Non e-KTP, KPU Didampingi Panwas Koordinasi ke Disdukcapil

oleh -15 views

sulbarexpress.co.id, PASANGKAYU – Dari hasil pencocokan dan validasi KPU Kabupaten Pasangkayu saat ini masih ditemukan data potensial non KTP elektronik di 12 Kecamatan yang ada di se Kabupaten.

Dimana saat ini masih ditemukan data pemilih potensial non KTP elektronik sebanyak 10.752 jiwa yang belum melakukan perekaman KTP elektronik.

Untuk itu, KPU Kabupaten Pasangkayu masih melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten, bahkan Disdukcapil Pasangkayu saat ini masih terus melakukan perekaman KTP elektronik di beberapa daerah untuk mengurangi data potensial non KTP elektronik tersebut.

“Saat ini kita masih melakukan kordinasi dengan Disdukcapil terkait data tersebut, dan alhamdulillah dari informasi terakhir yang kita terima data potensial tersebut sudah berkurang. Kita harapkan pada pemilu legislatif 2019 mendatang seluruh data potensial non KTP elektronik tersebut sudah terekam semua,” jelas Ketua KPU Kabupaten Pasangkayu, Ahmad Sahran, di ruang Kepala Disdukcapil Pasangkayu, Kamis 19 Juli.

Selain itu, pihaknya juga mengharapkan peran aktif pemda dalam menyosialisasikan kepada masyarakat untuk segera melakukan perekaman e-KTP bagi yang belum melakukan.

“Saat ini Disdukcapil terus melakukan perekaman, tinggal kesadaran masyarakat untuk melakukan perekaman. Untuk itu peran aktif kades dan camat sangat kita harapkan,” pungkasnya.

Kabid Pelayanan Disdukcapil Pasangkayu, I Made menyebutkan, jika pihaknya sudah melakukan perekaman dan pencetakan e-KTP baru sebanyak 4.000. Made berharap, dari 4.000 e-KTP yang tercetak tersebut sudah masuk dari jumlah 10.752 daftar pemilih potensial.

“Sudah kisaran 4 ribuan blangko tercetak sejak KPU menetapkan daftar pemilih potensial e-KTP pertengahan bulan Juni kemarin, mudah-mudahan dari jumlah tersebut itu sudah masuk di dalam dari daftar potensial dari KPU,” kata Made.

Ia memastikan, hingga saat ini, meski sementar masih tersisa kurang lebih 1.500 blanko tersisa, Disdukcapil segera akan bermohon permintaan blanko ke Mendagri untuk terus bisa memenuhi daftar potensial yang masih banyak tersisa sebelum mendekati hari pelaksanaan pemilu 2019 tahun depan.

“Karena pelayanan perekaman dan pencetakan e-KTP terus kita lakukan, dari 1.500 blanko tersisa, masih merasa kurang. Kalau kita bisa perkirakan, itu bisa habis dalam sepekan kedepan. Jadi tatap kita akan meminta tambahan blanko ke pusat,” imbuh Made.

Saat ini, Disdukcapil sangat membutuhkan bantuan informasi ke semua pihak dalam mengetahui masyarakat yang belum ber e-KTP. Upaya ini agar proses perekaman e-KTP bisa berjalan lancar tanpa hambatan. (ndi/sol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *