Pembayaran Gaji GTT dan PTT, Dewan: Jangan Ada Diskriminasi

oleh -22 views

sulbarexpress.co.id,┬áMAMUJU – Pembayaran gaji Guru Tidak Tetap (GTT) maupun Pegawai Tidak Tetap (PTT) akan mulai disalurkan oleh pemprov dalam waktu dekat. Upaya ini sesuai nota kesepakatan bersama forum GTT dan PTT beberapa hari lalu.

Namun, pembayaran gaji GTT dan PTT disebutkan hanya mengakomodir sebanyak 925 orang sesuai yang sudah diverifikasi dari kabupaten Majene, Mateng, dan Mamuju. Sedangkan data tambahan yang mencapai kurang lebih 3.800 orang akan diverifikasi dan belum jelas pembayarannya dalam anggaran perubahan maupun tahun 2019 mendatang.

Ketua PAN Sulbar Muh Asri Anas mengatakan pihaknya mengapresiai langkah tegas gubernur dalam menyelesaikan tahap awal terhadap tuntutan Forum GTT dan PTT terhadap honor dan SK kasus PTT dengan tegas akan mmbayarkan lebih 925 PTT dan GTT.

“Namun PAN tetap mendorong agar dibentuk tim terpadu dalam rangka menyelesaikan total dari data PTT 1.643 dan GTT 2.169 atau total 3.802 yang terdaftar dengan melibatkan forum serta kabupaten yang banyak mengangkat honorer,” kata Muh Asri.

Sementara itu, Kepala Keuangan Pemprov Amir Biri mengungkapkan untuk pembayaran GTT dan PTT dari 925 orang yang sudah diverifikasi belum diketahui anggaran yang dikeluarkan.

“Bukan saya menentukan untuk Dipa-nya pihak dinas yang tahu dan sampai saat ini kita belum menerima. Jadi belum ada besaran anggaran yang akan kita cairkan,” ucap Amir.

Amir juga menyampaikan pihaknya tetap memegang pemahaman pelayanan yang transparansi dan akuntabilitas selama sesuai dengan prosedur yang ada.

“Kalau permintaannya sudah diberikan kepada kami dengan memenuhi segala persyaratannya, maka kita akan cairkan segera,” ungkap Amir.

Sementara, Anggota Komisi II DPRD Sulbar Sukri Umar menuturkan masalah PTT dan GTT sudah ada sejak lama, dan setiap masalah yang muncul dapat diselesaikan dengan cepat.

“Semua harus diperlakukan sama, janganlah ada yang dikecualikan. Padahal pelayanan pendidikan ini sangat mendasar. Kalau soal anggaran pemerintah sebelumnya juga mengalami hal sama, namun bisa diatasi,” terangnya.

Selain itu, pihaknya berharap agar pihak eksekutif mampu mengatasi persoalan gaji GTT dan PTT. Karena menurutnya baru kali ini persoalan gaji GTT dan PTT berlarut-larut.

“Meskipun agak lambat yang penting ada kepastian. Kan bisa didorong di perubahan atau pokok yang jelas hak GTT dan PTT dipenuhi,” tandasnya. (hab/sol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *