Tekan Pernikahan Dini dan Stunting, DPP-KB Genjot Program BKB

oleh -17 views

sulbarexpress.fajar.co.id,┬áMAJENE – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP-KB) Majene merealisasikan program Bina Keluarga Balita Holistik Integratif (BKB-HI) dengan nama Bina Keluarga Balita (BKB) Siarendengan, di setiap kecamatan di Majene.

Kepala Dinas PP-KB Majene dr Evawaty menjelaskan, realisasi BKB Siarendengan di setipa kecamatan sebagai upaya mengurangi tingginya angka pernikahan dini dan stunting (Kurang gizi), melalui Pusat Informasi Konseling Remaja (PIKR) dan Bina Keluarga Remaja (BKR).

“Ini kiranya dapat membantu mengurangi angka pernikahan dini dan stunting di Majene,” kata Eva usai peringatan Harganas XXV tingkat kabupaten, di Gedung Assamalewuang Majene akhir pekan.

Ia mengatakan, program BKB-HI fokus menyasar pada keluarga khususnya remaja dan orang tua yang harus mendapat edukasi maksimal terkait dampak negatif pernikahan dini, termasuk pengetahuan pemenuhan gizi balita.

“Sejumlah program Dinas PP-KB ini, memang sasarannya semua keluarga yang punya balita, anak remaja untuk diedukasi dengan pola asuh,” terang mantan Kadis Kesehatan Majene itu.

Ia menyebut, berdasarkan data Kemenkes, bahwa Kabupaten Majene memiliki angka stunting cukup tinggi, yakni nomor dua di Provinsi Sulbar.”Kalau pernikahan dini Majene juga tinggi, skala nasional Sulbar nomor dua,” ungkapnya.

Bupati Fahmi Massiara mengatakan, program KB tidak hanya meningkatkan kesehatan para ibu dan anak atau menekan pertumbuhan jumlah penduduk. Namun, diharapkan mampu meningkatkan kualitas penduduk lewat penyiapan keluarga yang sehat dan sejahtera.

“Meningkatkan kualitas penduduk, sejalan dengan visi misi pemerintah daerah, yaitu MP3 (Majene Professional, Produktif dan Proaktif),” urai Fahmi.

Fahmi berharap, Harganas XXV merupakan momentum untuk mengingat kembali pentingnya mencintai keluarga dan perencanaan dalam membangun keluarga dengan baik.”Kalau terencana, semua jadi lebih mudah,” ucap Ketua MPC Pemuda Pancasila Majene ini.

Peringatan Harganas XXV di Majene, juga disemarakkan dengan senam sehat di kawasan car free day di depan gedung Assamalewuang, dihadiri Wakil Bupati Majene Lukman, Sekkab Majene Arifuddin, para Pimpinan OPD beserta jajarannya serta para undangan lainnya.(hfd/smd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *