Bacaleg Nasdem Mamasa Berebut Nomor Urut

oleh -66 views

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMASA – Bakal calon legislatif (bacaleg) dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) daerah pemilihan (dapil) lll, Kabupaten Mamasa saling berebut nomor urut.

Polemik ini terjadi setelah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai Nasdem mengeluarkan putusan sekaitan penentuan nomor urut bacaleg.

Ketua PAC Nasdem Kecamatan Arralle, Bahar, salah satu bacaleg Partai Nasdem merasa tidak dihargai sebab sebelumnya, dirinya berniat maju sebagai calon legislatif dengan mengendaria partai Nasdem, dan meminta untuk ditempatkan di nomor urut 2.

Namun setelah putusan, namanya justru berada di nomor urut 8. Dengan begitu, bahar berniat mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua DPC sekaligus menolak untuk masuk menjadi bacaleg.

“Saya lebih memilih untuk mundur dari jabatan selaku ketua PAC Nasdem,” terangnya.

Bahar menganggap keputusan DPP tidak adil, sebab dinilai lebih mementingkan orang lain ketimbang pengurus partai sendiri. Bahkan ia menilai ada bacaleg yang baru masuk yang belum pernah membaca ADRT/ART partai Nasdem tetapi di tempatkan di nomor urut 2, 3, dan 4.

Ia berharap agar pengurus partai Nasdem baik tingkat DPP, DPW dan DPD untuk lebih memprioritaskan kader, yang sudah turut andil membesarkan partai dan berjuang bersama partai.

“Tentu yang diharapkan partai bisa menghargai perjuangan kita,” harapnya.

Setelah, menyerahkan surat pengunduran dirinya beserta baju dan bendera partai Nasdem, ia kemudian ke luar ruangan dan membakar SK DPC dan SK 12 Pengurus Anak Ranting.

Sementara itu, Ketua DPD partai Nasdem Ely Sambominanga mengatakan, secara institusi ia merasa prihatin atas keputusan yang diambil Bahar sebab menjelang pertarungan dia (Bahar, red) mengundurkan diri. Namun disisi lain dirinya juga tidak bisa menghalangi hak pengunduran diri kader.

“Tidak ada konflik internal, yang ada adalah Ketua PAC tidak menerima putusan DPP. Kita berharap hilang satu tumbuh seribu,” katanya. (sam/sol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *