Lomba Perahu Sandeq, Bupati Minta Datangkan Peserta Luar

oleh -52 views

sulbarbarexpress.co.id, MAJENE – Kelestarian perahu sandeq sebagai budaya dan warisan leluhur para nelayan yang juga merupakan ikon kehebatan maritin masyarakat Mandar masih perlu ditingkatkan.

Kedepan panitia diharap dapat mengundang para pelaut Mandar yang ada di daerah luar, seperi pelaut Mandar dari Lero Sulawesi Selatan maupun dari pulau kecil di wilayah Kalimantan.

“Supaya kegiatan ini, tidak hanya diikuti peserta dari wilayah lokal,” ujar Bupati Majene Fahmi Massiara pada pelaksanaan lomba segi tiga perahu sandeq race bupati cup 2018, di Pelabuhan Pantai Labuang, Minggu 5 Agustus.

Menurutnya, mengundang pelaut Mandar di wilayah luar pada kegiatan lomba perahu sandeq untuk meningkatkan ajang Silaturrahmi sesama para pelaut Mandar.”Orang Mandar itu, terkenal pelaut ulung,” terang Fahmi.

Kata dia, perahu atau lopi sandeq merupakan perahu tradisional masyarakat suku Mandar, keberaniannya mengarungi samudera dengan mengandalkan angin dalam berlayar.”Perahu sandeq terbuat sejak 1930, yang digunakan mencari ikan, dan sebagai alat transportasi laut utama mengirim bahan pangan, seperti gabah, kapur, madu dan sarung sutra ke seluruh nusantara,” jelasnya.

Fahmi mengatakan, seiring perkembangan zaman, masyarakat nelayan lebih memilih menggunakan perahu bermotor dalam mencari ikan, sehingga Pemkab Majene berkewajiban melestarikan perahu sandeq warisan leluhur, melalui lomba perahu sandeq, diarangkaikan Hari Jadi Majene (HJM) ke-473.

“Semoga dengan digelarnya lomba perahu sandeq ini, dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Majene, yang pada akirnya dapat meningkatkan PAD sesuai visi misi MP3,” pungkas Fahmi seraya melepas pelaksanaan lomba segi tiga perahu sandeq.

Pantauan, sedikitnya 13 peserta perahu sandeq berlomba memperebutkan piala bergilir, yakni perahu sandeq Tintilingan, Bintang Timur, GPS, Brest Prancis, Merpati, Merpati Putih, Dondori, Cendrawasih, Surya Persada, Rahmat Ilahi, Assamalewuang, Damri dan Pammase.

Pelaksanaan lomba segi tiga tidak menyurutkan kehadiran masyarakat dengan memenuhi bibir pantai Labuang untuk menyaksikan even tahunan itu, apalagi pihak Pemkab Majene menyuguhkan musik untuk menghibur para penonton.

Perhelatan sandeq race, dengan melalui beberapa putaran etape, akhirnya peserta sandeq GPS asal Kabupaten Polman meraih juara pertama dengan mendapatkan piala bergilir, kemudian juara ke dua dari peserta sandeq Cendrawasih, ketiga peserta Dondori, keempat Surya Persada, kelima Merpati, dan keenam Bintang Timur.

Perlombaan even dan kejuaraan lomba segi tiga perahu sandeq dihadiri Wakil Bupati Majene Lukman, Ketua DPRD Majene Darmansyah, para Pimpinan OPD, Forkopimda, para peserta PIFAF. (hfd/smd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *