Pemkab-JPeG Angkat Potensi Ngalo – Sulbar Express
Inspirasi

Pemkab-JPeG Angkat Potensi Ngalo

Tari tradisional Desa Dungkait turut menghibur pengunjung pantai Tanjung Ngalo.

sulbarexpress.co.id, MAMUJU – Pemkab Mamuju bekerja sama dengan komunitas Joint Phothographer Generation (JPeG) Sulbar menggelar event di objek wisata Tanung Ngalo.

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemka Mamuju Artis Efendi, pemerintah Kecamatan Dungkait dan masyarakat setempat, Minggu 12 Agustus.

Melalui camping ceria yang diselenggarakan oleh JPeG Sulbar sejak tanggal 11 hingga 12 Agustus, diharapkan potensi wisata Tanjung Ngalo semakin berkibar.

Pada kegiatan tersebut panitia juga menyelenggarakan beberapa agenda kegiatan. Diantaranya bakti sosial, dan lomba photografi wisata Ngalo yang harus di uplod di akun media sosial masing-masing peserta. Panitia juga menggelar diskusi tentang kebudayaan yang menghadirkan salah satu budayawan Sulbar Muh Ridwan Alimuddin.

“Semua yang kita inginkan untuk megeksplore Ngalo, salah satunya kita harus bersinergi semua untuk kerjasama. Seperti yang panitia lakukan sekarang ini, dan tentunya akan dipandu oleh Dinas Pariwisata,” tegas Artis Efendi

Ketua Umum JPeG Sulbar mengatakan bahwa, peserta camping ceria bukan hanya berasal dari komunitas JPeG, tetapi ada juga dari komunitas pemerhati lingkungan yang ada di Sulbar.

Tidak hanya itu, dari Provinsi Sulawesi Selatan juga ikut terlibat sebagai peserta diantaranya JPeG dari Kabupaten Maros dengan total keseluruhan jumlah peserta sekitar 150 orang.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Mamuju karena sudah mendukung penuh kegiatan tersebut, sehingga semua agenda kegiatan bisa terlaksana dengan baik sampai selesai.

Terkait hal tersebut, salah satu pedagang kaki lima Rosita yang sudah lama menjual di Ngalo mengatakan sangat berterima kasih atas pelaksanaan event tersebut.

“Alhamdulillah penghasilan kami sangat lumayan mulai ada acara ini, dibanding hari-hari yang lalu. Kami berharap ada lagi kegiatan seperti ini dan ada yang mau kerjasama untuk membangun lokasi kami ini, agar bisa dijadikan penghasilan sehari-hari,” ujarnya.

Tidak hanya itu kegiatan tersebut dihibur oleh tari tradisional Desa Dungkait, Todikustik komunitas kesenian dari Polewali Mandar dan salah satu peserta liga Dangdut Perwakilan Sulbar, Rahayu. (**)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top