Sulbar Diuntungkan Melemahnya Rupiah – Sulbar Express
Mamuju

Sulbar Diuntungkan Melemahnya Rupiah

sulbarexpress.co.id, MAMUJU – Anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sudah membuat cemas banyak kalangan. Tentunya juga akan mempengaruhi disemua daerah yang ada di Indonesia.

Namun, beda halnya di Sulbar melemahnya rupiah malah menguntungkan perekonomian Sulbar. Karena lebih banyak mengekspore daripada menerima import.

Hal tersebut, disampaikan Kepala KPw BI Sulbar Dadal Angkoro, dirinya mengatakan dampak perekonomian di Sulbar tidak terlalu tinggi, bahkan kondisi tersebut sangat menguntungkan, mengingat Sulbar daerah yang mengekspore barang.

“Kita ambil perbandingan di Makassar banyak industri barang yang di ekspore, namun mereka juga membutuhkan barang import. Sedangkan kita kebanyakan ekspore berupa barang primer dan kita belum memiliki kebutuhan import meskipun ada tapi tidak terlalu mempengaruhi,” kata Dadal belum lama ini.

Ia menambahkan barang primer ekspor Sulbar sepertia Sawit maupun Kakao yang dimana masih belum membutuhkan bahan baku yang sifatnya import.

“Jadi dari sisi untung ruginya pasti ada, tapi kita lebih banyak diutungkan karena kita lebih banyak ekpore daripada menerima import. Itu kita lihat dari sisi perekonomian Sulbar yang relatif sederhana,” tambahnya.

Dadal juga menyampaikan Sulbar diuntungkan secara rupiah, dimana saat mengeksporting barang primer akan kelebihan dollar jika ditukarkan menjadi rupiah, dimana Sulbar bukan daerah produsen.

“Meskipun Sulbar untung dari segi ekpore, namun dilihat disisi ekspore Sawit maupun Kakao belum tentu untung kalau harganya naik, nah ini yang terjadi di Sawit kita yang turun dari penjualan CPO nya pada saat dijual ke eropa, tapi kalau Kakao kita harganya masih relatif stabil,” ungkap Dadal.

Sementara itu, lanjut Dadal untuk mengantisipasi kenaikan harga barang yang cukup signifikan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan piahk-pihak perusahaan besar yang ada di Sulbar.

“Kita sudah koordinasikan seperti penggilingan beras, perusahaan Sawit, dan perushaan Kakao. Mereka juga sudah menginformasikan harganya tidak naik namun tetap untung dengan kondisi saat ini,” terangnya.

Selain itu, dengan kondisi saat ini tinggal memanfaatkan keadaan yang ada dengan menjaga kualitas barang dan meningkatkan nilai produksi barang yang akan di ekpore agar memiliki nilai jual tinggi.

“Ini bisa menjadi kesempatan kita untuk meningkatkan produksi yang dimiliki Sulbar,” tandasnya.(hab)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top