Isu Hoax Gempa dan Tsunami, Membuat Resah Warga Polman – Sulbar Express
Polman

Isu Hoax Gempa dan Tsunami, Membuat Resah Warga Polman

Warga Polman mengungsi di tempat ketinggian.

sulbarexpress.co.id, POLEWALI – Pasca bencana alam gempa bumi dan tsunami yang berpusat di Sulawesi Tengah membuat masyarakat trauma dan panik.

Namun miris, segelintir oknum yang tak bertanggung jawab di Kabupaten Polman Sulawesi Barat memanfaatkan situasi tersebut dengan menyebar kabar hoax melalui media sosial akan adanya gempa bumi dan tsunami di Polman.

Tak pelak, isu hoax itu kemudian menyebar sehingga sebagian warga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi di daerah pegunungan di Desa Kuajang Kecamatan Binuang dan gunung Perumtel Kecamatan Polewali. Bahkan disejumlah sekolah orang tua siswa datang menjemput anaknya yang sementara belajar di sekolah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun sekolah yang terpaksa memulangkan siswanya yaitu SDN 001, SMPN 1, dan SMPN 4 Polewali. Sementara kepala SMAN 2 Polewali Muhammad Hatta mengungkapkan banyaknya orang tua siswa ke sekolah hendak menjemput anaknya lantaran khawatir banyak info gempa dan tsunami yang mereka dengar dari luar.

“Jelas mempengaruhi siswaku yang lain dan guru yang sedang mengajar,” jelasnya, Senin 1 Oktober.

Begitupun salah satu orang tua siswa SMPN 1 Polewali yang tak mau disebutkan namanya mengatakan semua siswa disuruh pulang karena mengira Polman dalam keadaan siaga bencana.

“Sebagian tetangga pada kemas-kemas pakaian siap mengungsi,” ujarnya.

Kepanikan warga Polman direspon cepat Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar dengan membuat pengumuman dan mengimbau melalui siaran radio Mario FM supaya warga tidak terpancing dengan kabar hoax yang berkembang. Ia berharap warga yang berada di pengungsian supaya segera kembali ke rumah masing-masing.

“Belum ada yang bisa memprediksi kapan gempa bumi terjadi, sampaikan ke warga yang mengungsi agar kembali ke rumahnya,” tuturnya. (ali/sol)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top