Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Pemkab Mamasa Galang Dana untuk Korban Gempa – Sulbar Express
Mamasa

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Pemkab Mamasa Galang Dana untuk Korban Gempa

Para ASN lingkup Pemkab Mamasa menyalurkan bantuanya untuk korban gempa dan tsunami di Palu-Donggala di sela-sela upacara Hari Kesaktian Pancasila, Senin 1 Oktober 2018.

sulbarexpress.co.id, MAMASA – Penggalangan dana sebagai bentuk kepedulian terhadap korban gempa dan tsunami di Donggala-Palu, Sulteng terus dilakukan sejumlah komunitas di Kabupaten Mamasa sejak Minggu 30 September hingga Senin 1 Oktober.

Tak hanya komunitas masyarakat yang melakukan aksi kemanusiaan, Pemerintah Kabupaten Mamasa juga turut menggalang dana bagi korban gempa. Di bawah perintah langsung Bupati Mamasa, Ramlan Badawi pada Senin pagi, kepada peserta upacara peringatan hari kesaktian Pancasila untuk melakukan pengumpulan dana.

Dari penggalangan dana yang dilakukan, Pemerintah Daerah (pemda) Mamasa berhasil mengumpulkan uang sebanyak kurang lebih Rp15.000.000.

Selain penggalangan dana, Pemkab Mamasa juga memberikan sumbangan berupa sandang, pangan dan obat-obatan. Menurut Ramlan, sumbangan yang diberikan pemerintah Kabupaten Mamasa bagi korban gempa akan disalurkan langsung oleh rombongan pemda di bawah pimpinan Wakil Bupati Mamasa Marthinus Tiranda yang diberangkatkan Senin 1 Oktober sore.

“Aksi ini merupakan bentuk kepedulian dan rasa prihatin kita sebagai pemerintah daerah dan seluruh masyarakat, terhadap korban bencana yang ada di Palu,” ungkap Ramlan.

Menurutnya, aksi peduli ini diwajibkan oleh Menteri Dalam Negeri bagi semua pemerintah daerah untuk berpartisipasi. Hal itu sebagai bentuk kebersamaan antara pemerintah pusat dan daerah.

“Nanti kita akan berangkatkan bantuan secara resmi, yang akan diangkut lima mobil truk dengan pengawalan ketat,” katanya.

Lebih jauh Ramlan menjelaskan, aksi yang dilakukan saat ini masih merupakan tahap awal, sebab pihaknya akan membentuk posko penggalangan dana bagi korban bencana, khususnya bagi warga Mamasa yang ada di Palu dan Donggala yang menjadi korban.

“Kita akan bentuk posko penggalangan dana, itu akan di pusatkan di Dinas Sosial,” tutup Ramlan.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mamasa Imanuel mengatakan, pihaknya sudah membuka posko untuk menerima bantuan dari warga yang berniat memberikan bantuannya.

“Ini hanya aksi cepat, tetapi tidak menutup kemungkinan akan dibuka selama beberapa waktu yang belum ditentukan kedepan untuk menampung bantuan dari masyarakat. Jadi adapun bantuan yang masuk ketika bantuan yang sudah ada itu disalurkan, maka bantuan yang lainnya akan diberikan kepada salah satu keluarga korban yang baru tiba dari Palu,” katanya. (sam/sol)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top