Untuk Daerah Terpencil, KPU Sulbar Pantau Pendistribusian Logistik Pemilu

oleh -112 views
foto: SAMUEL
Komisioner KPU Provinsi Sulbar, Farhanuddin saat memantau pendistribusian logistik di daerah terpencil.

MAMASA, SULBAR EXPRESS – Hari pelaksanaan pemungutan suara pemilu 2019 makin dekat, sejumlah Komisi Pemilihan Umum (KPU) tingkat kabupaten telah melakukan pengiriman logistik ke setiap PPK.

KPU Kabupaten Mamasa, hingga Kamis, 11 April 2019, telah mendistribusikan logistik pemilu ke lima kecamatan yang merupakan daerah terjauh, terpencil serta tersulit dijangkau dengan kendaraan.

Lima kecamatan yang menjadi prioritas pengiriman logistik itu adalah kecamatan Pana, Nosu, Tabang, Tabulahan dan Buntu Malangka.

Pendistribusian logistik KPU Mamasa hari kedua dipantau Komisioner KPU Provinsi Sulbar, Farhanuddin, di Kantor KPU Mamasa, Kamis 11 April.

Farhanuddin mengatakan, pengiriman lebih awal untuk kecamatan tersebut agar distribusi hingga ke tingkat KPPS dapat memenuhi ketentuan perundang-undangan.

Disebutkan, dalam Undang-undng Pemilu no. 7 tahun 2017 pasal 341 ayat (6) mengatakan, perlengkapan pemungutan suara harus sudah diterima KPPS paling lambat satu hari sebelum pemungutan suara.

“Sedapat mungkin logistik tiba di KPPS tepat waktu,” terang Farhanuddin yang juga koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi Sulbar.

Sementra itu, Ketua KPU Kabupaten Mamasa, Joni Rambulangi menjelaskan, akses transportasi ke kecamatan Pana, Nosu dan Tabang merupakan paling parah dibanding kecamatan lainnya di Mamasa.

“Akses ke Nosu, Pana dan Tabang masih jalan tanah, kalau musim hujan jalan sulit dilalui, beruntung karena saat mobil truk ke Nosu belum hujan,” Joni.

Menurutnya, hujan kerap turun saat sore atau malam, sehingga pihaknya melakukan distribusi di pagi atau siang hari.

Pengiriman logistik pemilu ke kecamatan hingga TPS dalam pengawasan jajaran Bawaslu dan dikawal oleh pihak kepolisian Polres Mamasa.

“Sejumlah desa di Pana belum bisa dijangkau dengan kendaraan mobil, ini yang terus kami pantau,” tambah Joni.

Joni optimis distribusi berjalan sesuai tahapan. Selain telah berpengalaman distribusi ke daerah terpencil tersebut, pihaknya juga terus memantau informasi cuaca dari BMKG.

Jumlah kotak suara untuk 17 kecamatan se kabupaten Mamasa sebanyak 3,117, sementara surat suara sebanyak 584.380 lembar.

Untuk pemilu DPRD kabupaten, Mamasa terbagi tiga daerah pemilihan, sedangkan Pemilu DPRD Provinsi, Mamasa merupakan daerah pemilihan satu Sulawesi Barat.

Saat ini logistik pemilu untuk daerah prioritas itu tersimpan di kantor PPK kecamatan masing – masing.

Sesuai dengan tahapan pemilu, distribusi logistik pemungutan suara selanjutnya adalah dari PPK kecamatan ke PPS Desa / Kelurahan. Dijadwalkan dilakukan 13 hingga 15 April 2019, dan paling lambat tanggal 16 April 2019 logistik sudah tiba di TPS. (sam/sol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *